Pasar Kreator di Indonesia Kian Besar, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Digital Nasional

Ilustrasi Influencer.
Ilustrasi Influencer.

 Industri ekonomi digital di Indonesia terus mencatat pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu sektor yang menjadi pendorong utama adalah ekonomi kreator, yang kini berperan penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Melalui karya orisinal, inovasi konten, dan kolaborasi lintas industri, para kreator tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberi kontribusi ekonomi dan sosial. Peran ini semakin diakui melalui berbagai inisiatif yang memberikan ruang apresiasi bagi mereka yang berpengaruh di dunia digital.

Salah satu ajang penghargaan tahunan untuk kreator, TikTok Awards Indonesia 2025, kembali digelar tahun ini. Ajang tersebut menandai transformasi generasi kreator masa kini dan memberi pengakuan kepada 84 kreator berpengaruh dari berbagai bidang atas kontribusi mereka yang dinilai inspiratif, autentik, dan berdampak positif sepanjang 2025.

Angga Anugrah Putra, General Manager Content Operations, Southeast Asia, TikTok mengatakan, selama lima tahun terakhir para kreator di TikTok terus tumbuh menjadi sosok yang bukan hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi dan memberi dampak nyata bagi banyak orang.

"Sejalan dengan potensi besar pasar kreator di Indonesia, kami percaya para kreator akan terus menjadi penggerak utama dalam membangun budaya, komunitas, ekonomi, dan peluang baru lainnya di era digital ini," ujarnya sebagaimana dikutip dari siaran pers, Rabu, 12 November 2025.

Dalam penyelenggaraannya, para kreator yang masuk nominasi dibagi ke dalam dua kategori utama: People’s Choice dan Judges’ Pick. Untuk kategori People’s Choice, dukungan diberikan langsung oleh penggemar melalui voting di aplikasi, sedangkan Judges’ Pick ditentukan oleh dewan juri yang berasal dari berbagai latar belakang industri.

Tahun ini, jajaran juri meliputi Desy Bachir, Head of Strategic Partnerships and Corporate Communications Emtek Media, serta Richard Sam Bera, mantan atlet renang nasional yang kini menjabat sebagai Direktur Utama Tim Indonesia.

Selain dua kategori utama, ajang penghargaan tersebut juga memperkenalkan dua kategori baru, yaitu Sports Partner of the Year dan Entertainment Show of the Year. Kategori pertama diberikan kepada mitra yang menghadirkan konten olahraga kreatif dan menginspirasi, sementara kategori kedua diberikan kepada publisher yang konsisten menyajikan konten hiburan berkualitas dan positif.

Kategori khusus Changemaker of the Year juga kembali hadir untuk menghormati kreator yang menggunakan platform digital sebagai sarana perubahan sosial. Para kreator dalam kategori ini dinilai berhasil memanfaatkan media digital untuk menciptakan dampak positif di masyarakat, baik melalui kampanye sosial, edukasi, maupun kegiatan nyata di lapangan.

Desy Bachir dari Emtek Media menilai kolaborasi antara media dan kreator menjadi faktor penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional.

"Sebagai bagian dari ekosistem media di Indonesia, kami bangga dapat berkolaborasi dengan TikTok untuk menyoroti karya dan dampak positif para kreator lokal kepada audiens yang lebih luas," paparnya.

"Kami percaya kolaborasi seperti ini berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekosistem kreatif di Indonesia dan melahirkan lebih banyak kreator yang autentik serta berdampak."

Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2020, ajang penghargaan ini telah memberikan 69 penghargaan kepada 58 kreator dan merayakan lebih dari 270 nominasi. 

Beberapa di antaranya, seperti Erika Richardo yang membangun dua sekolah di Nusa Tenggara Timur, serta Luqman RV, kreator karakter “Kak Kev” yang kini merambah layar lebar, menjadi contoh bagaimana kreativitas digital dapat bertransformasi menjadi peluang ekonomi yang nyata.

Acara puncak penghargaan dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 21 November 2025, dan akan disiarkan melalui berbagai platform digital serta televisi nasional. Penyelenggaraan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran kreator dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di masa depan.