Modus Penipuan di Kampus, Rektor ITB Dijadikan Umpan Minta Pulsa

Rektor ITB, minta pulsa, penipuan, institut teknologi bandung, rektor itb, modus penipuan terbaru, tatacipta dirgantara, modus penipuan minta pulsa, penipuan minta pulsa, Modus Penipuan di Kampus, Rektor ITB Dijadikan Umpan Minta Pulsa

Beredar tangkapan layar percakapan yang menampilkan seseorang mengatasnamakan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof. Tatacipta Dirgantara meminta pulsa.

Unggahan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial X dalam beberapa jam terakhir.

Akun @go*** membagikan tangkapan layar itu pada Senin (10/11/2025). Hingga Selasa (11/11/2025), unggahan Rektor ITB minta pulsa telah ditonton lebih dari dua juta kali.

Dalam tangkapan layar itu, akun yang menggunakan nama Tatacipta tampak berada di sebuah grup percakapan dan menanyakan apakah ada anggota grup yang menjual pulsa.

chat pribadi sj tidk usah dibalas digrup,” kata pihak tersebut.

Lalu, apa respons kampus soal Rektor ITB minta pulsa?

ITB Tegaskan Chat Rektor Minta Pulsa Penipuan

Direktorat Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (DKHM) ITB menegaskan bahwa akun yang mengatasnamakan Tatacipta meminta pulsa melalui grup aplikasi pesan instan merupakan penipuan.

DKHM ITB mengatakan, pesan tersebut telah beredar di WhatsApp (WA) dan Line dalam beberapa hari terakhir.

“Kami tegaskan bahwa pesan tersebut adalah penipuan,” ujar DKHM ITB dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (11/11/2025).

DKHM ITB menegaskan bahwa pihak kampus tidak pernah melakukan permintaan apa pun melalui kanal pribadi.

Pihak kampus mengimbau seluruh sivitas akademika dan masyarakat untuk tetap waspada dan tidak menanggapi pesan tersebut.

“Apabila Anda menerima atau mengalami kejadian serupa, mohon segera laporkan ke email [email protected] atau melalui WhatsApp Information Center ITB di 0823-1818-1959,” imbuh DKHM ITB.

Modus Penipuan Manfaatkan Senioritas

Terpisah, pakar keamanan siber Alfons Tanujaya mengatakan, modus penipuan dengan meminta pulsa seperti yang mengatasnamakan Rektor ITB diduga memanfaatkan masa penerimaan mahasiswa baru.

Menurutnya, grup-grup mahasiswa bisa saja disusupi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Mereka kemudian mengaku sebagai dosen atau senior.

“Dan karena masa ospek jadi banyak mahasiswa yang takut dan menuruti saja permintaan di grup tersebut,” ujar Alfons kepada Kompas.com, Selasa (11/11/2025).

“Kelihatannya masih minta pulsa tetapi memanfaatkan senioritas,” tambahnya.

Alfons menjelaskan, modus penipuan dengan meminta pulsa bisa saja berkembang ke hal lain, seperti meminta korban mengikuti instruksi pelaku atau menjalankan aplikasi tertentu.

Namun, berdasarkan pengamatan Alfons, penipuan semacam ini umumnya hanya memanfaatkan faktor senioritas di kampus atau grup tertentu.

“Kalau bisa merembet ke hal lain yah mungkin saja,” katanya.

“Kelihatannya begitu (tidak langsung membobol data pribadi atau m-banking),” pungkasnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.