Indonesia Koleksi 15 Medali di ISG 2025 Riyadh, Tiga Emas Datang dari Angkat Besi

Islamic Solidarity Games (ISG) 2025 di Riyadh, Arab Saudi
Islamic Solidarity Games (ISG) 2025 di Riyadh, Arab Saudi

Kontingen Indonesia berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang Islamic Solidarity Games (ISG) 2025 yang berlangsung di Riyadh, Arab Saudi. Hingga Senin, tim Merah Putih telah mengoleksi total 15 medali, terdiri dari tiga emas, 10 perak, dan dua perunggu.

Berdasarkan laporan resmi Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, tiga medali emas seluruhnya disumbangkan oleh cabang olahraga angkat besi melalui lifter berbakat Muhammad Husni. Ia sukses mendominasi nomor 60 kilogram putra dengan sapu bersih di tiga kategori, yakni snatch, clean and jerk, dan total angkatan.

Cabang angkat besi juga menjadi penyumbang terbanyak medali perak. Enam medali diraih lewat penampilan gemilang Basilia Bamerop Ninggan di nomor 53 kilogram putri (snatch, clean and jerk, dan total), Tita Nurcahya Melyani di kelas 48 kilogram putri, serta Leonardo Adventino Geovani di nomor 65 kilogram putra snatch.

Dari kolam renang, tim estafet mixed 4x100 meter freestyle relay yang diperkuat Joe Aditya Wikaya Kurniawan, Jason Donovan Yusuf, Azzahra Permatahani, dan Nadia Aisha Nurazmi juga berhasil mempersembahkan medali perak.

Hitung Mundur 60 Hari, Arab Saudi Bersiap Gelar Islamic Solidarity Games 2025

Azzahra menambah satu perak lagi dari nomor 200 meter individual medley, sedangkan perenang Adelia turut menyumbang perak dari nomor 100 meter breaststroke putri.

Dua medali perunggu masing-masing diraih oleh atlet pencak silat Ginting Baharudin Putra dari kelas D dan Nadia Aisha Nurazmi dari nomor 50 meter gaya bebas putri.

Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk ISG Riyadh 2025, Endri Erawan, mengatakan bahwa Indonesia mengirim 39 atlet yang bertanding di tujuh cabang olahraga.

“Pada ISG kali ini kami tidak turun dengan kekuatan penuh karena beberapa atlet tengah fokus mempersiapkan diri menuju SEA Games 2025 di Thailand,” ujar Endri di Jakarta.

Meski demikian, Endri menegaskan bahwa kontingen Merah Putih tetap menargetkan hasil maksimal. Ia menilai semangat para atlet Indonesia di Riyadh tetap tinggi meskipun komposisi tim lebih ramping dibanding edisi-edisi sebelumnya.

Ajang Islamic Solidarity Games 2025 diikuti oleh 57 negara anggota dan mempertandingkan 21 cabang olahraga utama. Indonesia memiliki sejarah manis dalam kejuaraan ini, termasuk saat tampil sebagai juara umum ISG 2013 di Palembang dengan torehan 36 emas, 34 perak, dan 34 perunggu. Pada edisi terakhir di Konya, Turki tahun 2022, Indonesia menempati peringkat ketujuh dengan raihan 13 emas, 14 perak, dan 29 perunggu. (Ant)