Kompany: Bayern Harus Sempurna di Parc des Princes untuk Kalahkan PSG
Pelatih Bayern Muenchen, Vincent Kompany, menegaskan timnya harus tampil sempurna bila ingin mengalahkan juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions.
Bayern akan bertandang ke Parc des Princes pada Rabu (4/11/2025) dini hari WIB dalam laga penting yang bisa menentukan langkah mereka di fase grup.
Pertandingan ini juga menjadi ujian besar untuk mempertahankan rekor tak terkalahkan Bayern yang mencatat sejarah baru di liga-liga top Eropa.
Dengan performa impresif sejauh musim ini, Bayern datang ke Paris dengan kepercayaan diri tinggi namun tetap waspada terhadap kekuatan sang juara bertahan.
Bayern Tampil Percaya Diri Hadapi Juara Bertahan
Dilansir dari Antara, alam konferensi pers jelang laga, Kompany menegaskan pentingnya keyakinan dan kesempurnaan dalam permainan timnya.
"Saya pikir Anda harus percaya bahwa Anda bisa melakukannya, dan kemudian butuh permainan sempurna," ujar Kompany, dikutip dari situs resmi klub, Selasa.
"Ini jawaban klasik. Mereka adalah pemenang Liga Champions musim lalu dan favorit musim ini. Namun, kami tetap harus percaya pada peluang kami," lanjutnya.
Kompany menyebut PSG sebagai tim kuat yang mengandalkan kolektivitas, bukan hanya kekuatan individu semata.
“Dengan PSG, yang utama adalah kolektivitas. Tidak cukup hanya fokus pada satu pemain,” katanya.
“Ada aspek individu... tetapi yang membuat tim ini begitu kuat adalah mereka bekerja sebagai tim di semua fase permainan. Realitasnya, kami memiliki kondisi serupa. Bukan hanya soal dominasi, tapi apa yang telah dikomunikasikan tim hingga kini, dan kami juga menyampaikan hal yang sama. Kita lihat apa yang terjadi nanti. Itulah yang ingin dilihat orang,” tambahnya.
Bayern Ukir Rekor Bersejarah di Eropa
Bayern datang ke laga ini dengan catatan sempurna, setelah menang 15 kali dari 15 pertandingan di seluruh lima liga top Eropa musim ini.
Kemenangan terakhir mereka diraih saat menaklukkan Bayer Leverkusen 3-0 pada akhir pekan lalu.
Catatan tersebut melampaui rekor sebelumnya milik AC Milan yang menorehkan 13 kemenangan beruntun pada musim 1992/1993.
Konsistensi Bayern di bawah arahan Kompany membuat mereka menjadi salah satu tim paling produktif dan solid di Eropa musim ini.
Namun, Kompany menegaskan pentingnya fokus menghadapi PSG yang juga tampil tak kalah impresif.
Duel Dua Tim Tak Terkalahkan di Liga Champions
Kedua tim sama-sama mencatat tiga kemenangan di fase grup dengan selisih gol identik.
PSG belum terkalahkan dalam delapan laga kompetitif terakhir mereka, dengan performa gemilang Ousmane Dembele yang kembali siap tampil setelah mencetak gol ke gawang Bayern pada perempat final Piala Dunia Antarklub 2025.
“Siapa pun yang menang besok akan melangkah besar untuk masuk delapan besar (dan lolos ke babak knockout),” ujar Kompany.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit antara dua tim yang sama-sama sedang dalam tren positif dan memperebutkan posisi puncak klasemen.
Pertaruhan Posisi Puncak di Klasemen
Setelah tiga laga, Bayern dan PSG sama-sama mengumpulkan 9 poin dari tiga kemenangan dengan selisih delapan gol.
Keduanya berada di posisi teratas dalam klasemen grup yang diikuti 36 tim.
Kemenangan di laga ini akan memberikan keunggulan psikologis sekaligus poin penting untuk memperbesar peluang lolos ke babak selanjutnya.
Selain menjaga rekor sempurna, laga ini juga menjadi pembuktian bagi Kompany dalam debutnya memimpin Bayern di Liga Champions menghadapi salah satu raksasa Eropa.
Kedua tim diyakini akan tampil dengan intensitas tinggi demi mempertahankan status tak terkalahkan hingga akhir fase grup.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.