Principal Indonesia Gandeng Hana Bank Perluas Pasar Reksa Dana
PT Principal Asset Management atau Principal Indonesia berkolaborasi dengan PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) memperluas layanan investasi yang ditawarkan. Kerja sama dilakukan dengan mendistribusikan beberapa reksa dana Principal Indonesia melalui jaringan kantor Hana Bank dan MyHana Mobile Banking.
Kerja sama antara keduanya telah ditandatangani. Melalui kerja sama ini, Principal Indonesia akan menyediakan tiga reksa dana yakni Reksa Dana Principal Cash Fund (IDR), Reksa Dana Indeks Principal Index IDX30 (IDR), dan Reksa Dana Syariah Principal Islamic ASEAN Equity Syariah (USD). Tiga reksa dana ini memberikan berbagai pilihan untuk mengoptimalkan portofolio investasi nasabah dan calon investor.
Kemal Fajri Mohsin, Direktur Principal Indonesia mengungkapkan, tiga reksa dana yang tersedia melalui kerja sama ini memberikan berbagai pilihan untuk memenuhi kebutuhan dan minat investasi nasabah dan calon investor.
“Kami sangat senang menyambut Hana Bank sebagai salah satu dari mitra perbankan untuk distribusi reksa dana kami. Ini merupakan langkah penting bagi komitmen kami untuk menyediakan akses investasi reksa dana yang memberikan kemudahan bagi para nasabah dan calon investor. Dengan menggabungkan keahlian investasi kami serta kemampuan Hana Bank sebagai institusi perbankan yang kokoh dan terpercaya, kami percaya kerja sama ini dapat meluaskan peluang bagi investor di Indonesia,” kata Kemal dikutip dari keterangannya, Senin, 3 November 2025.
Wujudkan tujuan finansial dengan reksa dana BRI Prioritas
Dijelaskan, Reksa Dana Principal Cash Fund merupakan reksa dana bagi investor dengan profil risiko konservatif, sementara Reksa Dana Indeks Principal Index IDX30 merupakan reksa dana indeks bagi investor dengan profil risiko agresif. Kemudian, Reksa Dana Syariah Principal Islamic ASEAN Equity Syariah (USD) berfokus ke pasar ASEAN dalam denominasi USD yang dirancang bagi investor dengan profil risiko yang agresif.
Berdasarkan pada laporan Statistik Pasar Modal Indonesia dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Desember 2024, jumlah investor reksa dana di Indonesia telah meningkat sebanyak 51 persen. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia memiliki minat investasi yang meningkat secara signifikan khususnya pada instrumen reksa dana. Inisiatif ini diharapkan dapat membentuk akses yang lebih luas dan lebih baik bagi nasabah dan calon investor untuk dapat berinvestasi reksa dana.
“Dengan visi untuk menjadi mitra seumur hidup bagi masyarakat Indonesia, layanan wealth management kami menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan visi tersebut. Kami berharap kolaborasi dengan Principal Indonesia melalui distribusi 3 (tiga) produk ini dapat menambah ragam produk kami kepada nasabah serta membantu mereka mengoptimalkan portofolio investasi,” jelas Devi Agustino Haryanto, Wealth Management Product Head Hana Bank.