Masa Depan Changan Hunter di Indonesia, Bakal Menyasar Tambang

Changan Indonesia mempunyai banyak pilihan lini kendaraan. Tidak hanya sebatas mobil listrik mungil seperti Lumin EV saja.

Jenama asal Cina itu juga memiliki kendaraan niaga. Seperti contoh Changan Hunter, sebuah pikap kabin ganda atau double cabin.

Bahkan Changan Hunter sudah terdaftar di laman resmi Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) sejak beberapa waktu lalu.

Hal tersebut dilakukan untuk studi semua modelnya. Sehingga bisa menentukan produk mana yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia.

Masa Depan Changan Hunter di Indonesia, Bakal Menyasar Tambang

“Selama market di Indonesia itu ada, itu pasti kita pertimbangkan untuk diperkenalkan,” ungkap Setiawan Surya di Chongqing, Cina beberapa waktu lalu.

Setiawan menuturkan kalau pikap tersebut sudah lebih dulu diniagakan di Thailand. Sebab peminatnya di sana cukup besar.

Bahkan Changan Hunter tidak hanya diandalkan buat kebutuhan perusahaan atau fleet saja, namun turut dipakai perorangan.

“Sedangkan kalau di Indonesia, double cabin itu kebanyakan buat komersial, tambang serta perkebunan. Selama itu cocok pasti dipertimbangkan, market-nya sekarang masih studi,” lanjut dia.

Memang jika dilihat, Changan Hunter bisa diandalkan para perusahaan tambang untuk mengurangi emisi karbon dalam operasional mereka.

Mengingat kendaraan roda empat tersebut memiliki opsi penggerak range extended electric vehicle (REEV). Mesin bensin berfungsi untuk mengecas baterai ketika presentase dayanya sudah rendah.

Jadi pengguna tidak perlu takut kehabisan daya baterai ketika mengendarai Changan Hunter di area tambang.

Sebagai informasi, Changan Hunter terdaftar di laman resmi PDKI dengan nomor registrasi IDM001261098 pada Januari 2025.

Disebutkan di laman PDKI, nama pemohonnya adalah Chongqing Changan Automobile Co., Ltd bertempat di Chongqing, Cina.

Ketika ditelusuri lebih jauh Changan Hunter merupakan mobil pikap double cabin juga dijual dengan nama F70.

Ada sejumlah varian tersedia mulai dari mesin diesel sampai hybrid model REEV seperti disebutkan sebelumnya.

Masa Depan Changan Hunter di Indonesia, Bakal Menyasar Tambang

Dari segi desain, Changan Hunter punya postur seperti calon rivalnya di dalam negeri seperti Toyota Hilux dan Mitsubishi Triton.

Berbicara dimensi Changan Hunter, tercatat mempunyai panjang 5.380 mm, hanya berada sedikit di atas Toyota Hilux yakni 5.325 mm atau Mitsubishi Triton di 5.265 mm.

Jadi patut ditunggu bagaimana masa depan Changan Hunter di Indonesia. Apakah bakal diboyong dalam waktu dekat atau tidak.