Dari Liga Italia, Jay Idzes Terus Beri Kabar Gembira untuk Indonesia

Bek Timnas Indonesia dan Sassuolo, Jay Idzes
Bek Timnas Indonesia dan Sassuolo, Jay Idzes

 Pemain timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali memberikan kabar gembira dari tanah Italia. Ia tampil solid saat membantu Sassuolo memetik kemenangan penting atas Cagliari pada pekan ke-9 Serie A di Stadion Unipol Domus, Jumat dinihari WIB. 

Pelatih Fabio Grosso menurunkan Jay sejak awal sebagai bek tengah andalan. Meski Sassuolo kebobolan satu gol, performa mantan penggawa Venezia itu tetap jadi sorotan utama berkat ketenangan dan ketepatannya membaca permainan.

Penampilan tangguh Jay berbuah apresiasi dari berbagai situs statistik sepakbola. Menurut Sofascore, Jay mendapat nilai 6,8, tertinggi di antara barisan bek Sassuolo. Hanya Nemanja Matic, Armand Laurienté, dan Andrea Pinamonti yang mencatatkan angka lebih tinggi.

Sementara di Fotmob, Jay memperoleh rating 7,1, sedikit lebih tinggi dari Sofascore. Nilai itu menempatkannya sejajar dengan pemain lain seperti Sebastian Walukiewicz dan Cristian Volpato, yang juga tampil menonjol. Angka serupa juga terlihat di Soccerway, mempertegas konsistensi performanya.

Sepanjang laga, Jay Idzes tampil disiplin menjaga area pertahanan Sassuolo. Ia mencatat: 6 sapuan bersih, 2 blok penting,4 kali merebut bola,serta memenangkan 2 dari 3 duel darat dan 3 dari 6 duel udara.

Dari sisi distribusi bola, Jay juga impresif. Akurasi umpannya mencapai 95 persen, sukses menuntaskan 40 dari 42 operan, dengan 30 operan sukses di area sendiri dan 10 di area lawan.

Sejak bergabung, Jay menjadi salah satu pemain paling konsisten di lini belakang. Ia sudah 8 kali tampil sebagai starter dan tak pernah ditarik keluar selama pertandingan berlangsung.

Satu-satunya laga di mana ia tak turun sejak awal adalah pada pekan pertama Serie A. Secara total, pemain berusia 24 tahun itu telah mengoleksi 720 menit bermain, menjadi yang terbanyak kedua di skuad Sassuolo — hanya kalah dari Andrea Pinamonti yang mengoleksi 749 menit.

Performa konsisten Jay Idzes di Serie A tentu menjadi sinyal positif bagi timnas Indonesia. Sang kapten lini belakang itu terus menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek taktikal, konsistensi, dan kepemimpinan.

Dengan performa seperti ini, Jay bukan hanya menjadi andalan Sassuolo, tapi juga simbol kebanggaan baru sepakbola Indonesia di kancah Eropa.