Wamendagri Akhmad Wiyagus: Sulsel Jadi Simpul Harapan Indonesia Timur
Wakil Menteri Dalam Negeri, Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyagus, menilai Provinsi Sulawesi Selatan memiliki posisi penting sebagai simpul harapan bagi kawasan Indonesia Timur. Ia menilai potensi besar yang dimiliki wilayah tersebut menjadi kekuatan yang dapat mendorong kemajuan regional.
Dalam keterangannya di Makassar, Senin (20/10/2025), Akhmad Wiyagus menjelaskan bahwa Sulawesi Selatan kini telah dilengkapi dengan berbagai infrastruktur strategis. Mulai dari pelabuhan modern hingga jalur rel kereta yang berfungsi untuk memperlancar arus logistik antarwilayah.
Suasana Peringatan Hari Jadi ke-356 Tahun Provinsi Sulawesi Selatan
Ia menambahkan, pemerintah terus memperkuat konektivitas ekonomi melalui pembangunan infrastruktur vital. Salah satunya adalah jalan tol menuju Makassar New Port (MNP) yang kini telah beroperasi dan berperan penting dalam memperlancar ekspor serta distribusi domestik.
Selain itu, layanan Kereta Api Makassar–Parepare lintas Maros–Barru sudah berjalan dan diintegrasikan dengan Pelabuhan Garongkong dan MNP.
Modernisasi Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pun terus dipercepat untuk peningkatan kapasitas pelayanan.
"Apalagi layanan publik makin cepat dan bersahabat. Itulah bukti hadirnya negara di tengah rakyat,” ujarnya saat menghadiri peringatan Hari Jadi Sulsel ke-356 tahun di Makassar.
Wamendagri dalam kesempatan ini menegaskan, peringatan 356 tahun Sulsel ini bukan sekadar memperingati bertambahnya usia daerah, melainkan momentum untuk meneguhkan komitmen melanjutkan karya besar pembangunan dan memperkuat persatuan.
“Perjalanan panjang Sulawesi Selatan bukan hanya tentang masa lalu yang gemilang, tetapi juga tentang masa depan yang penuh harapan," sebutnya.
"Dari sawah-sawah subur di Bone dan Wajo, pelabuhan di Makassar yang ramai, kopi Toraja yang harum, hingga ikan segar di Selat Makassar. Kita punya segalanya untuk maju,” sambungnya.
Akhmad Wiyagus mengapresiasi seluruh jajaran pemerintah provinsi, kabupaten/kota, mitra pembangunan, dan masyarakat Sulawesi Selatan yang telah menjaga stabilitas dan mendorong perekonomian daerah.
“Perayaan ini adalah milik kita semua. Pengingat bahwa negara hadir melalui kerja nyata yang dirasakan hingga ke desa dan pulau-pulau kecil. Sulawesi Selatan dibangun di atas nilai luhur siri’ na pacce, yang menumbuhkan keberanian, kegigihan, dan kepedulian,” tambahnya. (ANTARA)