Top 12+ Atlet Muda Siap Berlaga di Asian Youth Games 2025, PB Akuatik Indonesia Pasang Target Tinggi

Pelatih Tim Akuatik Indonesia, Felix C Susanto bersama Sekjen PB Akuatik
Pelatih Tim Akuatik Indonesia, Felix C Susanto bersama Sekjen PB Akuatik

 Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB Akuatik Indonesia) resmi mengirim 12 atlet muda untuk berlaga di ajang Asian Youth Games (AYG) 2025 yang akan berlangsung di Bahrain, pada 22–31 Oktober 2025.

Keikutsertaan ini menjadi langkah penting dalam upaya memperkuat prestasi renang nasional di level Asia sekaligus pembinaan generasi muda. PB Akuatik menargetkan hasil lebih baik dari capaian edisi sebelumnya.

Ingin Lampaui Rekor 2013

Sekretaris Jenderal PB Akuatik Indonesia, Ali Patiwiri, menyebut keikutsertaan tim renang muda Indonesia bukan sekadar partisipasi, tetapi juga menjadi bagian dari peta jalan pembinaan jangka panjang.

“Kami tidak hanya mengirim atlet untuk berpartisipasi, tetapi ingin membuktikan bahwa pembinaan usia muda sudah berjalan ke arah yang benar. Target kami jelas, setidaknya melampaui capaian sebelumnya,” ujar Ali.

Pelatih tim nasional renang, Felix Christiadi Susanto, menjelaskan bahwa pada Asian Youth Games 2013 di Nanjing, Indonesia meraih satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Tahun ini, PB Akuatik ingin mempertahankan bahkan melampaui hasil tersebut.

“Target kami mempertahankan pencapaian itu, bahkan kalau bisa meningkat. Atlet-atlet muda ini sudah menunjukkan progres yang sangat baik dalam latihan dan uji coba,” ujar Felix, dikutip dari tvonenews.com, Jumat, 18 Oktober 2025.

Dibekali Semangat dan Pembinaan Jangka Panjang

Sebanyak 12 atlet yang dikirim terdiri dari perenang putra dan putri terbaik hasil seleksi nasional. Mereka sebelumnya menjalani pemusatan latihan di Jakarta dengan bimbingan langsung dari tim pelatih nasional.

Ajang AYG 2025 menjadi kesempatan berharga bagi atlet muda Indonesia untuk menambah pengalaman bertanding di level internasional dan mengukur kemampuan menghadapi lawan-lawan tangguh dari 45 negara Asia.

Selain menjadi ajang pembinaan usia muda, AYG juga dijadikan tolak ukur menuju SEA Games 2025 di Thailand yang akan berlangsung Desember mendatang.

“Kami ingin mereka mendapatkan pengalaman kompetisi sesungguhnya. Ini bukan hanya soal medali, tapi juga soal membangun mental juara sejak dini,” tambah Felix.

Optimisme dan Harapan Baru

Asian Youth Games 2025 di Bahrain akan diikuti oleh lebih dari 2.000 atlet muda berusia 14 hingga 17 tahun. Bagi Indonesia, cabang renang menjadi salah satu tumpuan utama dalam perolehan medali.

PB Akuatik menaruh harapan besar agar tim muda ini mampu menjadi penerus perenang-perenang berprestasi Indonesia di masa depan.

Ali Patiwiri menegaskan bahwa dukungan federasi dan pemerintah sangat penting agar prestasi atlet muda terus meningkat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pembinaan tidak berhenti di level senior. Regenerasi harus terus berjalan agar renang Indonesia bisa berprestasi berkelanjutan,” katanya.

Langkah Menuju Masa Depan

Momentum keikutsertaan di AYG 2025 ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi para atlet muda untuk melangkah ke level lebih tinggi. Dengan kerja keras, disiplin, dan dukungan penuh PB Akuatik, Indonesia optimistis dapat mengulang bahkan melampaui kejayaan yang pernah diraih di ajang sebelumnya.