Paviliun Indonesia di Expo 2025 Osaka Raih Penghargaan Internasional
— Keikutsertaan Indonesia dalam ajang World Expo 2025 Osaka resmi berakhir dengan torehan prestasi membanggakan.
Paviliun Indonesia tidak hanya sukses menjadi etalase budaya dan inovasi bangsa, tetapi juga berhasil meraih Silver Award dalam Expo 2025 Osaka Official Participation Awards untuk kategori Exhibition Design, Self-Built Pavilions - Type A (lebih dari 1.500 meter persegi).
Capaian itu dicantumkan dalam postingan akun Instagram resmi Paviliun Indonesia @expo2025indonesia.
Penghargaan bergengsi ini menjadi bentuk apresiasi dunia terhadap kreativitas, desain arsitektur, dan semangat kolaborasi yang menyertai perjalanan Paviliun Indonesia selama enam bulan penyelenggaraan Expo 2025.
Paviliun “Thriving in Harmony” jadi wajah Indonesia di Dunia
Berdiri sejak 13 April 2025, Paviliun Indonesia mengusung tema “Thriving in Harmony: Nature, Culture, Future”, pesan tentang keseimbangan antara alam, budaya, dan masa depan.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy menjelaskan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam World Expo ini bukan sekadar menghadirkan tempat pameran, melainkan menjadi bagian dari misi strategis jangka panjang bangsa.
“Tujuan utama Paviliun Indonesia adalah memperkuat nation branding, memperluas kerja sama internasional, meningkatkan investasi, serta mempromosikan pariwisata Indonesia di mata dunia,” ujar Rachmat dilansir dari Kompas TV (.
Diplomasi ekonomi yang berbuah nyata
Selama penyelenggaraan, Paviliun Indonesia mencatat lebih dari 104 kegiatan bisnis forum dan one-on-one meeting, dengan komitmen investasi mencapai 28,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 450 triliun.
Presiden RI Prabowo Subianto mengunjungi Paviliun Indonesia di Expo 2025 Osaka, Jepang, Sabtu (20/9/2025).
Capaian tersebut mencakup:
- 20 Nota Kesepahaman (MoU)
- 9 Letter of Intent (LoI)
- 2 Joint Venture Agreement (JVA)
- 1 Joint Statement
- 11 Kesepakatan jual beli paket wisata
Paviliun ini juga mencatat lebih dari 3,5 juta pengunjung, melampaui target awal sebanyak 2,8 juta.
Antusiasme besar ini tidak lepas dari peran para liaison officer yang menampilkan keramahan khas Indonesia kepada dunia.
Kolaborasi lintas sektor jadi kunci keberhasilan
Kesuksesan Paviliun Indonesia di Expo 2025 tidak hanya datang dari pemerintah pusat, tetapi juga dari sinergi lintas sektor.
Lebih dari 234 kegiatan digelar berkat kerja sama antara kementerian, pemerintah daerah, dan pelaku usaha nasional.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyoroti sambutan hangat publik Jepang terhadap produk-produk Indonesia.
“Kami merasa bangga atas antusiasme luar biasa masyarakat Jepang terhadap Paviliun Indonesia. Produk ekonomi kreatif kita laris manis dan mendapat apresiasi tinggi,” ujarnya.
Sebagai penutup manis, Paviliun Indonesia meraih Silver Award untuk kategori Exhibition Design pada ajang Official Participation Awards yang diselenggarakan oleh Bureau International des Expositions (BIE).
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Vivi Yulaswati, Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital Kementerian PPN/Bappenas, yang juga menjabat sebagai Konsul Jenderal Paviliun Indonesia di Osaka.
Pengakuan ini menjadi simbol keberhasilan Indonesia dalam menghadirkan pameran berkelas dunia yang tidak hanya memikat secara visual, tetapi juga berdampak strategis bagi masa depan bangsa.
“Semoga semangat kolaborasi yang lahir dari penyelenggaraan Paviliun Indonesia di World Expo 2025 Osaka menjadi inspirasi bagi kerja sama lintas negara menuju masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” tutup Rachmat Pambudy.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.