Pemerintah Targetkan Kosmetik Indonesia Sudah Tersertifikasi Halal Oktober 2026

Ilustrasi makeup halal
Ilustrasi makeup halal

 Kesadaran masyarakat terhadap produk halal tidak hanya tumbuh pada sektor makanan dan minuman, tetapi juga di industri kosmetik.  

Pemerintah menargetkan seluruh produk kosmetik yang beredar di Indonesia sudah tersertifikasi halal paling lambat Oktober 2026. Hal ini menuntut pelaku industri untuk memperkuat standar, rantai pasok, dan inovasi agar tetap relevan dengan kebutuhan pasar.

Bagi industri, sertifikasi halal bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan bagian penting dari upaya membangun kepercayaan konsumen. 

Saat ini kosmetik halal bukan sekadar menjadi simbol untuk pemenuhan nilai-nilai religius semata, melainkan juga menjadi jaminan kualitas, keamanan dan etika produk yang memperhatikan lingkungan berkelanjutan (sustainability) dan tanpa pengujian pada hewan (cruelty free).

Sumardi Widjaja, Direktur Utama PT Victoria Care Indonesia Tbk, menegaskan, baginya halal bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi komitmen untuk membangun kepercayaan konsumen. 

“Mulai dari bahan baku, proses produksi, hingga rantai distribusi, kami pastikan sesuai standar halal yang berlaku, baik untuk produk yang dipasarkan di Indonesia maupun untuk produk yang diekspor ke luar negeri,” ujar Sumardi dalam keterangannya, dikutip Jumat 10 Oktober 2025. 

Dia melanjutkan, komitmen perseroan untuk menerapkan standar halal pada produk kosmetik dan perawatan tubuh juga sudah mendapatkan pengakuan dari luar negeri melalui penghargaan ‘Ladies in Islam Award’ di Tanzania pada April 2025 lalu.

Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa kebijakan pemerintah mengenai kewajiban sertifikasi halal penuh pada Oktober 2026 justru menjadi momentum untuk meningkatkan standar industri kosmetik dalam negeri.

“Konsumen saat ini semakin kritis dan selektif. Mereka tidak hanya melihat hasil, tetapi juga ingin tahu proses sebuah produk dibuat. Transparansi ini yang terus kami kembangkan agar bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna produk,” imbuh Sumardi.

Sumardi lebih lanjut mengatakan, perseroan juga menyediakan fasilitas edukasi publik seperti Oemah Herborist, wisata pabrik yang memungkinkan masyarakat melihat langsung proses pembuatan produk kosmetik dan perawatan tubuh dengan standar halal serta kualitas dan keamanan yang terjaga. 

“Kami berupaya menghadirkan produk yang tidak hanya aman dan berkualitas, tapi juga sesuai standar halal,” tutupnya.