Ustaz Dasad Latif Bongkar Alasan Mencengangkan Kenapa Orang Indonesia Tidak Taat Pajak
Ulama kondang Ustaz Dasad Latif kembali menjadi sorotan publik setelah menyampaikan pandangan tajam terkait persoalan kepatuhan pajak di Indonesia.
Melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram @kalam_hikmah11, Ustaz Dasad menyoroti perbedaan mencolok antara kesadaran pajak masyarakat Indonesia dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Dalam video tersebut, ia memulai dengan pertanyaan retoris yang menggugah.
“Kenapa rakyat Indonesia tidak taat pajak? Kenapa Singapura rakyatnya taat pajak? Nggak usah Singapura, Malaysia. Kenapa mereka taat rakyatnya pajak? Mereka tidak pernah teriak soal pajak. Kenapa kita ini berontak soal pajak? Rasa-rasanya pajak ini menjadi beban buat kita,” ujarnya dikutip Jumat 10 Oktober 2025.

Menurut Ustaz Dasad, persoalan utama yang membuat masyarakat Indonesia enggan membayar pajak bukan terletak pada besaran tarifnya, melainkan pada krisis kepercayaan terhadap pengelolaan dana publik. Ia menilai masyarakat di negara seperti Singapura tidak mempermasalahkan pajak yang tinggi karena mereka melihat pemerintahnya amanah dan transparan dalam mengelola keuangan negara.
“Singapura tidak. Padahal pajaknya lebih tinggi. Ini mesti jadi pertanyaan. Apa sebabnya? Tidak amanah. Itu keteladanan rasul amanah. Proposionalisme itu amanah,” jelasnya.
Lebih jauh, pendakwah asal Sulawesi Selatan itu menyoroti pentingnya keteladanan para pejabat publik, terutama mereka yang bekerja di lembaga perpajakan. Ia menilai, ketidaktaatan rakyat berakar dari hilangnya kepercayaan terhadap pejabat yang seharusnya memberi contoh.
“Kita membayangkan, saya pribadi tidak tahu orang lain, dan saya yakin begitu, kita membayangkan semua pegawai pajak yang punya medsos, dia share itu pajaknya. Punya Instagram, dia share ini loh pembayaran pajak saya tahun ini. Coba itu dilakukan, Pak,” tuturnya.
Menurutnya, jika aparatur negara secara terbuka menunjukkan bahwa mereka juga membayar pajak, hal itu akan membangun kepercayaan dan rasa keadilan sosial.
“Pasti kita plong. Yang ada di benak kita. Kita disuruh bayar pajak, dia belum tentu bayar pajak,” lanjutnya.
Dengan gaya khasnya yang lugas dan penuh humor, Ustaz Dasad juga menyinggung pengalamannya saat diminta membuat video imbauan pajak. Ia mengaku menolak karena khawatir akan mendapat reaksi negatif dari masyarakat.
“Jangan marah, Pak ya. Siapa suruh undang saya. Saya tadi juga dipanitia diminta, ‘Ustaz, kalau boleh minta video imbauan bayar pajak.’ Kubilang, eh, kau mau suruh saya dibully,” katanya, disambut tawa jamaah.
“Kamu aja gak berani, apalagi saya,” tambahnya.