Masuk Indonesia Tanpa Dokumen, Empat WN Bangladesh di Garut Bakal Dideportasi
– Empat warga negara Bangladesh berinisial R, A, HA, dan SM ditangkap aparat setelah diketahui masuk ke wilayah Indonesia secara ilegal.
Mereka kini tengah diproses untuk dideportasi.
Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Cikelet, Garut Selatan, Kabupaten Garut.
Awalnya, keempat WNA tersebut diamankan oleh petugas Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Cikelet bersama Polsek Cikelet, usai menolak membayar biaya penginapan di sebuah hotel setempat.
Setelah diamankan, mereka diserahkan ke Kantor Imigrasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Iya benar keempatnya ditangkap di Kecamatan Cikelet berdasarkan informasi dari Kesbangpol Garut Selatan bahwa yang bersangkutan ada warga negara asing menginap di tempatnya," kata Kasubsi Intelijen Keimigrasian Kelas I Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Tasikmalaya, Martinus Agung Putra, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (8/10/2025).
Martinus menjelaskan, hasil pemeriksaan menunjukkan keempatnya tidak memiliki dokumen keimigrasian apa pun.
"Mereka ini tidak mempunyai dokumen, paspor sampai izin tinggalnya, sehingga kita ambil dan diwawancara mengambil informasi maksud kegiatan di sini," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa keempat WNA asal Bangladesh itu datang ke Indonesia bukan untuk bekerja, melainkan hanya singgah sementara sebelum melanjutkan perjalanan ke Malaysia.
"Mereka kita kenakan administrasinya berupa pasal 113 UU Nomor 6 Tahun 2011 bahwa yang bersangkutan itu masuk ke Indonesia tanpa melalui TPI, sehingga kita kenakan pasal 119 karena tidak memiliki dokumen keimigrasian," jelas Martinus.
Ia menambahkan, pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan kedutaan besar Bangladesh untuk memproses pemulangan mereka.
"Kita deportasi ke negara asalnya, karena tindakan mereka tidak memiliki dokumen dan memberikan assessment juga," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Gara-Gara Ngotot Tak Mau Bayar Hotel, 4 WN Bangladesh Terbongkar Masuk Indonesia Ilegal di Garut
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.