Pengamat Nilai Arab Saudi dalam Tekanan Usai Indonesia "Dikerjai" Habis-habisan

Arab Saudi, Timnas Indonesia, timnas indonesia vs arab saudi, kualifikasi piala dunia 2026, Anton Sanjoyo, Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, jadwal timnas indonesia vs arab saudi, Pengamat Nilai Arab Saudi dalam Tekanan Usai Indonesia

Pengamat sepak bola, Anton Sanjoyo, menyebut tekanan ada di pihak Arab Saudi usai Timnas Indonesia "dikerjai" habis-habisan.

Timnas Indonesia arahan Patrick Kluivert kini tengah bersiap melakoni partai akbar Grup B ronde empat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kontra Arab Saudi.

Laga Timnas Indonesia vs Arab Saudi akan digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Rabu (8/10/2025) atau Kamis pukul 00.15 dini hari WIB.

Arab Saudi jelas punya keuntungan seiring status mereka sebagai tuan rumah ronde empat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Tim beralias The Green Falcons dipastikan akan mendapatkan dukungan maksimal dari pendukung mereka di Jeddah.

Di sisi lain, kuota untuk suporter Timnas Indonesia untuk laga ini cuma sekitar 8 persen. DIperkirakan hanya akan ada sekitar 4000 pendukung Skuad Garuda di Stadion King Abdullah yang bisa menampung 62 orang. 

Faktor lain yang ditakutkan bakal memberatkan Timnas Indonesia adalah soal wasit. Partai Timnas Indonesia vs Arab Saudi akan dipimpin oleh pengadil asal Kuwait, Ahmad Al Ali.

Seperti diketahui, Kuwait berada dalam satu sub-konfederasi dengan Arab Saudi, yakni WAFF. Perihal itu dikhawatirkan menimbulkan konflik kepentingan.

Sebelum ronde keempat bergulir, protes telah dilayangkan olehFederasi Sepak Bola Indonesia, PSSI. Namun, AFC yang tetap pada keputusan untuk menunjuk Ahmad Ali sebagai pengadil duel Indonesia vs Arab Saudi.

Situasi yang terbangun jelang laga menurut pengamat sepak bola nasional, Anton Sanjoyo, justru akan menciptakan tekanan bagi Arab Saudi.

“Karena kondisinya kan sebetulnya, kondisinya psikologis itu kan Indonesia di atas angin dengan semua apa yang telah dilakukan oleh Arab Saudi dan Qatar, Indonesia kan dikerjain habis-habisan,” tutur Anton Sanjoyo di program Sapa Indonesia Malam, KOMPAS TV.

"Dari sejak pemilihan tuan rumah kan yang awalnya tempat netral kemudian diputuskan sepihak di Arab Saudi dan Qatar, kemudian pemilihan wasit,” ujarnya menjelaskan.

Menurutnya, kini Arab Saudi berada dalam situasi harus menang. Sebaliknya, Timnas Indonesia bisa lebih bermain tanpa beban. 

Bagi Anton Sanjoyo, ini keuntungan Timnas Indonesia.

"Hal-hal semacam yang itu kan hal yang biasa dalam pertandingan sepak bola dan ini levelnya level Piala Dunia semua orang juga pengen masuk ke Piala Dunia jadi apa pun akan mereka lakukan.”

“Oleh sebab itu saya selalu bilang pressure-nya tekanannya justru ada di pihak Arab Saudi. Ibaratnya mereka udah diberi modal banyak nih, kalau kalah kan malu-maluin,” tutur jurnalis senior tersebut.

"Sementara indonesia kan dalam tanda kutip udah dikerjain banyak gitu kalau misalnya enggak menang juga, ya orang juga maklum."

"Bagi pemain Indonesia tidak ada tekanan harusnya mainnya nothing to lose. Ketika main nothing to lose biasanya malah kemampuan terbaiknya keluar," ucapnya menjelaskan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.