Pertamina Bangun Karakter Pembalap Muda Indonesia di FIM MiniGP
Pertamina tidak hanya mendukung gelaran MotoGP Mandalika 2025. Namun mereka turut mendorong lahirnya pembalap-pembalap muda.
Seperti contoh Fawwaz Al-Faizi dan Faqih Al Ghifari. Mereka didukung oleh Pertamina buat mentas di ajang FIM MiniGP Indonesia.
Perlu diketahui FIM MiniGP merupakan sebuah ajang pembinaan resmi bagi talenta muda menuju jenjang balap profesional.
Para rider cilik ini diajak melihat langsung atmosfer dan Sirkuit Mandalika dari dekat. Sehingga mereka bisa menyaksikan bagaimana Marc Marquez, Fermin Aldeguer sampai Alex Marquez beraksi.

Tentu ini menjadi kesempatan bagi Fawwaz serta Faqih. Apalagi mereka sudah mencintai dunia balap motor sejak dini.
Fawwaz mengaku mulai memacu kuda besi sejak usia empat tahun. Saat itu ia mendapatkan hadiah motor pocketbike.
Awalnya kendaraan roda dua tersebut hanya dipakai buat keliling kompleks saja. Namun beberapa bulan kemudian Fawwaz Al-Faizi minta dibelikan baju balap.
Suatu hari Fawwaz melihat balapan di televisi. Kemudian berkata polos pada orang tuanya ingin menjadi seperti itu.
Namun sekarang rider binaan Pertamina tersebut sudah terbiasa melewati tikungan tajam dengan gaya ‘elbow down’ khas Marc Marquez.
“Awalnya masih ragu-wagu waktu nikung, tetapi sekarang sudah bisa elbow down,” ungkap Fawwaz di Sirkuit Mandalika.
Lebih jauh dia menuturkan bahwa pada 2024 lalu ia sempat menyabet gelar juara nasional di balapan kelas Pocketbike.
Sekarang dia sudah naik kelas di FIM MiniGP. Ia pun berharap bisa meraih hasil serupa dalam ajang ini.
“Semoga nanti beberapa tahun ke depan bisa ikut latihan balap di Spanyol atau Italia dan ikut kejuaraan di Eropa,” tutur Fawwaz.
Di sisi lain kisah tidak jauh berbeda turut dituliskan oleh Faqih Al Ghifari asal Tangerang. Berawal dari balapan sepeda di depan rumah, kini ia tembus level internasional.
“Bulan lalu saya mewakili Indonesia pada kejuaraan FIM MiniGP Asia di Macau dan masuk Top 10,” kata Faqih.
Faqih mengaku senang bisa menerima dukungan dari Pertamina. Selain itu berkunjung ke Sirkuit Mandalika.
Sebab ia dapat bertemu langsung dengan rider idolanya. Jadi Faqih mendapat kesempatan belajar lebih banyak.
“Saya mau belajar lebih banyak supaya bisa jadi juara dunia,” tegas Faqih.

Komitmen Nyata Pertamina
Bagi Pertamina dukungan terhadap rider cilik merupakan wujud komitmen membangun talenta muda. Terutama yang berprestasi dan untuk regenerasi pembalap nasional.
Perusahaan pelat merah ini mengaku sangat siap memberi dorongan kepada para rider di Tanah Air buat mentas di mancanegara.
“Kami ingin para pembalap muda ini tumbuh dengan karakter tangguh dan nasionalisme tinggi,” pungkas Arya Dwi Paramita, Corporate Secretary Pertamina.
Perlu diketahui para pembalap cilik tersebut telah disaring dari berbagai daerah dan lima di antaranya terpilih untuk mengikuti rangkaian program MiniGP.