Cara Konsisten Berolahraga Walau Sibuk, Manfaatkan Gadget

Kesibukan sering dijadikan sebagai alasan untuk tidak berolahraga. Padahal, menjaga konsistensi berolahraga di tengah kesibukan cukup mudah, misalnya dengan memanfaatkan gadget.
“Sekarang segala aktivitas sudah via digital atau via HP. Kita bisa memulainya (olahraga) dari manapun dan kapan pun dengan aplikasi,” kata Brand Specialist Technogym Indonesia, Hadi Wijaya, kepada Kompas.com di showroom Technogym, Jakarta Selatan, Selasa (30/9/2025).
Tentunya langkah pertama yang harus dilakukan agar tetap konsisten berolahraga adalah dengan menentukan tujuan dan motivasi.
Menetapkan target juga tidak perlu muluk-muluk. Hal sesimpel memperkuat jantung dan menjaga stamina karena pekerjaanmu bermobilitas sangat tinggi pun bisa dijadikan sebagai tujuan dan motivasi.
Tujuan dan motivasi yang lebih realistis adalah mahalnya biaya berobat ke rumah sakit sehingga kita lebih semangat menjaga kesehatan.
“Kalau sudah ada tujuan dan motivasi, tinggal kita menyesuaikan dengan teknologi yang ada,” tutur Hadi.
Dengan memiliki tujuan dan motivasi, kamu bisa menjadi lebih mudah untuk mempertahankan kebiasaan berolahraga, dan menjadikan mereka sebagai “bahan bakar” agar tidak menyerah di tengah jalan.
Penampilan showroom Technogym yang menawarkan beragam alat olahraga yang dikombinasikan dengan teknologi terkini, Jakarta Selatan, Selasa (30/9/2025).
Manfaatkan gadget
Saat ini, hampir semua kegiatan manusia dipermudah oleh teknologi, mulai dari belajar, bekerja, mencari teman atau pacar, belanja, sampai berolahraga.
Hadi mengatakan, saat ini ada beberapa platform digital yang menyediakan fitur untuk mendukung program latihan sesuai kebutuhan individu, seperti aplikasi Technogym.
“Kalau bingung gimana memulai suatu program latihan (setelah absen karena sibuk) atau enggak percaya diri pergi ke gym, bisa dimulai dari simulasi program latihan berbasis AI (artificial intelligence),” ujar dia.
Simulasi dimaksudkan untuk memberi gambaran tentang program latihan yang akan kamu lakukan dalam rentang waktu tertentu.
Jika tidak yakin dengan simulasi program tersebut, kamu bisa memanfaatkan aplikasi yang menyediakan fitur penyusun program latihan yang dipersonalisasi berdasarkan tujuan dan kebutuhanmu.
Dengan adanya personalisasi, kamu lebih bebas untuk menentukan jenis olahraga yang ingin dilakukan, durasi tubuhmu mampu berolahraga, serta berapa kali dan berapa lama program latihan dilakukan.
Memiliki program latihan yang fleksibel tidak akan membuatmu merasa terkekang dan bersalah karena tidak sempat olahraga dalam rentang waktu tertentu, seperti ketika kamu berlangganan personal trainer dan keanggotaan gym.