Castrol Indonesia Luncurkan Oli Moge Bareng Johann Zarco

 Castrol Power1 Ultimate Superbike 10W-50 hadir untuk para pengguna sepeda motor berkapasitas 250 cc ke atas.

Pelumas tersebut dikatakan telah menggunakan teknologi 5 in 1 Racing Ester Formula. Adapun inovasi ini dikembangkan hasil pengalaman dan riset global di dunia balap.

Kualitas produk terbaru Castrol dibuktikan dengan adanya sertifikasi JASO MA2. Sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen.

“Produk ini menegaskan komitmen Castrol dalam menghadirkan teknologi pelumas kelas dunia. Tidak hanya menawarkan pengalaman berkendara optimal, juga memberikan keunggulan mesin yang teruji di lapangan,” ucap Enjelita Jahja, President Director Castrol Indonesia di Jakarta (30/09).

Castrol

Disebutkan bahwa oli baru Castrol memiliki lima keunggulan dalam satu kemasan. Mulai dari akselerasi terbaik yang meningkatkan respon kendaraan.

Lalu ada perlindungan terhadap mesin dari gesekan dan panas ekstrem hingga 50 persen. Kemudian bisa memberikan performa lebih lama, sehingga mesin kendaraan lebih awet.

Teknologi yang digunakan pada pelumas ini dipercaya mampu menghasilkan suara mesin lebih halus dan minim getaran.

Sedangkan fitur terakhir adalah menjaga suhu mesin tetap optimal dan tetap aman selama perjalanan.

Formula Racing Ester pada pelumas anyar Castrol diyakini telah melalui pembuktian teknis. Sehingga mampu memberikan performa maksimal.

Dalam kesempatan sama, Castrol Indonesia memboyong Johann Zarco. Pembalap tim LCR Honda MotoGP tersebut tengah bersiap untuk menjalani MotoGP Mandalika 2025.

Rider asal Perancis ini menatap akhir pekan dengan percaya diri. Meskipun ia menyadari bahwa beraksi di sirkuit Mandalika membutuhkan fisik ekstra.

“Tantangan di Mandalika adalah cuacanya, karena bisa jadi sangat panas. Karena kalau hujan, kondisi trek tidak terlalu berat buat tubuh,” jelas Zarco di tempat sama.

Castrol

Lebih jauh dikatakan bahwa sirkuit Mandalika yang dekat dengan pantai memiliki tantangan tersendiri. Oleh karena itu, para pembalap disebutkan harus benar-benar prima.

Ia mengatakan hari pertama masuk trek bisa jadi licin karena terdapat pasir masih menempel. Lalu akan membaik keesokan hari.

“Setelah hari pertama dan kedua, treknya menjadi sangat bersih sehingga kami bisa berusaha lebih keras lagi,” tutur Zarco.