Pemain Timnas Malaysia Jadi Kandidat Pemain Terbaik Asia di Tengah Sanksi FIFA ke FAM
Pemain Timnas Malaysia, Arif Aiman, resmi masuk daftar kandidat Pemain Terbaik Asia 2025, tidak lama setelah FIFA jatuhkan sanksi ke Federasi Sepak Bola Malaysia, FAM.
Arif Aiman bersaing dengan dua nama besar, yakni Akram Afif (Qatar) dan Salem Al Dawsari (Arab Saudi).
Pencalonan penyerang sayap Johor Darul Takzim (JDT) itu menjadi sejarah baru karena ia tercatat sebagai wakil pertama Malaysia yang berhasil masuk nominasi AFC Award.
Kontribusi luar biasa pada musim 2024-2025 mengantar Aiman menorehkan 19 gol dan 15 asis dalam 42 pertandingan.
Bersama JDT, ia juga sukses mempersembahkan empat trofi domestik.
Kabar menggembirakan ini hadir saat Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) justru tengah menghadapi badai usai dijatuhi sanksi berat oleh FIFA.
FIFA Beri Sanksi Berat ke FAM
Komite Disiplin FIFA menyatakan FAM bersalah menggunakan dokumen palsu terkait pendaftaran tujuh pemain naturalisasi yang diturunkan saat laga kontra Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027.
Atas pelanggaran tersebut, FAM dikenai denda sebesar 350.000 franc Swiss (sekitar Rp 7,3 miliar).
Sementara itu, tujuh pemain terkait dijatuhi denda 2.000 franc Swiss (Rp 42 juta) dan larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan.
"FAM telah mengelola semua dokumentasi dan prosedur terkait secara transparan sesuai dengan pedoman yang ditetapkan," ujar Pejabat Presiden FAM, Datuk Mohd Yusoff Mahadi, dilansir dari Berita Harian.
Pemain naturalisasi Timnas Malaysia, Hector Hevel (nomor 13), merayakan gol bersama rekan-rekannya pada laga Kualifikasi Piala Asia 2027 kontra Nepal di Stadion Sultan Ibrahim di Johor pada 25 Maret 2025.
Yusoff menegaskan pihaknya akan segera mengajukan banding.
"Sehubungan dengan keputusan ini, FAM akan mengajukan banding dan akan menggunakan semua jalur dan prosedur hukum yang tersedia untuk memastikan bahwa kepentingan para pemain dan tim nasional Malaysia selalu terlindungi," lanjutnya.
Lawan Berat Arif Aiman
Arif Aiman akan bersaing dengan dua bintang Asia yang telah lebih dulu meraih penghargaan.
Akram Afif, penyerang Al Sadd asal Qatar, pernah meraih gelar pemain terbaik Asia pada 2019 dan 2023.
Sementara kapten Arab Saudi, Salem Al Dawsari, menyabet penghargaan serupa pada 2022.
Selain kategori putra, AFC juga memberikan penghargaan untuk pesepak bola putri dan pemain Asia yang berkarier di luar benua, termasuk bintang seperti Lee Kang-in (PSG), Mehdi Taremi (Iran), dan Takefusa Kubo (Jepang).
Para pemenang akan diumumkan pada malam penganugerahan di Riyadh, Arab Saudi, 16 Oktober 2025.
Respons Eks Bomber Malaysia
Masuknya nama Arif Aiman sebagai finalis mendapat sambutan positif dari publik Malaysia.
Mantan bomber Harimau Malaya, Azlan Johar, menyebut pencalonan ini sebagai tonggak sejarah.
"Malaysia telah berhasil menemukan permata seperti Arif Aiman, dan saya yakin pencalonannya akan terus bersinar di panggung Asia sambil menarik minat klub-klub internasional terkemuka," kata Azlan.
"Kematangannya melebihi usianya, dan Arif membuktikan bahwa sepak bola bukan hanya tentang fisik," imbuhnya.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.