Palestina Mau Jadi Anggota Penuh BRICS

Presiden RI Prabowo Subianto dan pemimpin negara lain saat menghadiri KTT BRICS 2025 (sumber foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden RI Prabowo Subianto dan pemimpin negara lain saat menghadiri KTT BRICS 2025 (sumber foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Palestina telah mengajukan permohonan keanggotaan penuh BRICS, tetapi belum menerima tanggapan, dan berencana untuk terus berpartisipasi sebagai tamu, ujar Duta Besar Palestina untuk Rusia, Abdel Hafiz Nofal, kepada RIA Novosti, Jumat.

"Kami telah mengajukan permohonan, tetapi, seperti yang Anda ketahui, Palestina memiliki kondisi tertentu. Saya yakin Palestina akan berpartisipasi dalam asosiasi ini sebagai tamu hingga persyaratan memungkinkannya menjadi anggota penuh. Kami belum menerima tanggapan," ujar duta besar tersebut.

Presiden Prabowo bersama sejumlah kepala negara menghadiri KTT BRICS 2025

Presiden Prabowo bersama sejumlah kepala negara menghadiri KTT BRICS 2025

BRICS adalah asosiasi antarnegara yang dibentuk pada 2006. Diprakarsai oleh Rusia, Brasil, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan, kelompok tersebut kemudian menerima keanggotaan penuh dari Mesir, Etiopia, Iran, dan UAE pada 2024.

Indonesia menjadi anggota penuh BRICS pada 2025. (Ant)