Startup Kripto Indonesia IDRX Raih Pendanaan Rp4,8 Miliar
Startup kripto asal Indonesia, IDRX, resmi mengumumkan keberhasilan memperoleh pendanaan tahap awal (pre-seed) senilai $300 ribu atau sekitar Rp4,8 miliar. Putaran pendanaan ini dipimpin oleh eMerge by MDI Ventures, perusahaan modal ventura milik PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang berfokus pada investasi tahap awal.
Tak hanya itu, dukungan juga datang dari pemain besar industri kripto dan blockchain, termasuk Indodax sebagai mitra strategis di Indonesia, serta perusahaan global Lisk dan Camp Investment Technologies.
IDRX Dapat Dukungan Investor Besar
Sementara itu, Sarah Usman, Partner eMerge by MDI Ventures, menegaskan pihaknya percaya IDRX akan berperan penting dalam mendukung transaksi B2B lintas negara. Menurutnya, stablecoin berbasis Rupiah ini bisa menghadirkan efisiensi, transparansi, dan biaya rendah bagi bisnis, sekaligus mengurangi hambatan dalam sistem keuangan tradisional.
Pendanaan yang diraih IDRX akan difokuskan pada peningkatan sistem keamanan, kepatuhan terhadap regulasi, serta penguatan infrastruktur operasional. Langkah ini penting untuk memastikan seluruh aktivitas IDRX berjalan aman, transparan, dan sesuai standar industri global.
Respons Positif dan Pertumbuhan Pesat
Sejak diluncurkan pada awal 2024, IDRX telah mencatatkan volume transaksi lebih dari US$90 juta atau sekitar Rp1,4 triliun. Angka tersebut menunjukkan respons positif dari komunitas pengguna yang semakin mempercayai ekosistem stablecoin berbasis Rupiah ini.
IDRX dirancang sebagai jembatan antara sistem keuangan konvensional dan teknologi blockchain. Layanan minting dan redemption memungkinkan konversi Rupiah ke IDRX secara mulus dan transparan, menjadikannya solusi praktis untuk adopsi kripto di Tanah Air.