Pajak Wisata Harian di Venesia Berlaku Lagi pada 2026, Cek Tanggal dan Tarifnya

Venesia kembali menerapkan pajak wisata harian selama April-Juli 2026 mendatang, setelah diresmikan pertama kali pada musim panas 2024.
Penerapan pajak wisata harian di Venesia diterapkan pada hari-hari tertentu. Selama 2024, pajak ini hanya berlaku pada akhir pekan dan musim libur mulai pukul 08.30-16.00 waktu setempat.
Di luar waktu tersebut, wisatawan dapat melancong di Venesia tanpa perlu membayar pajak wisata harian.
Pembebasan pajak wisata di Venesia juga berlaku bagi penduduk tetap, turis yang lahir di Venesia, pelajar dan pekerja, serta wisatawan yang telah memesan hotel atau penginapan lainnya.
Kapan pajak wisata Venesia berlaku pada 2026?
Dilansir dari Euronews, Selasa (23/9/2025), turis wajib membayar pajak wisata harian di Venesia saat melancong pada Jumat-Minggu sepanjang April-Juli 2026.
Jumlah hari pemberlakukan pajak wisata harian di Venesia meningkat menjadi 60 hari pada 2026, dibandingkan dengan 54 hari pada tahun 2025.
tanggal penerapan pajak wisata harian di Venesia pada 2026 berikut ini:
- April: 3, 4, 5, 6, 10, 11, 12, 17, 18, 19, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 30
- Mei: 1, 2, 3, 8, 9, 10, 15, 16, 17, 22, 23, 24, 29, 30, 31
- Juni: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 12, 13, 14, 19, 20, 21, 26, 27, 28
- Juli: 3, 4, 5, 10, 11, 12, 17, 18, 19, 24, 25, 26.
Berapa tarif pajak wisata harian di Venesia?
Dikutip dari The Independent, tarif pajak wisata harian di Venesia berlaku sebesar 5-10 Euro atau Rp 98.000-196.000 per hari per orang pada 2025.
Tarif pajak turis Venesia sebesar 5 Euro tersebut berlaku bagi wisatawan yang membayar pajak turis sebelum hari perkunjung.
Sementara bagi turis yang tidak membayar pajak wisata hingga tiga hari sebelum kunjungan, dikenakan tarif 10 Euro.
Namun, belum ada pengumuman resmi terkait tarif pajak wisata harian di Venesia yang akan berlaku pada 2026 mendatang.
Wisatawan dapat memilih hari kunjungan ke Venesia lewat situs resmi Venezia Unica untuk mendapatkan kode QR yang dapat dipindai di tujuh titik akses di seluruh kota, termasuk stasiun kereta api utama.
Selanjutnya, bagi turis yang sudah memesan hotel, akan memasukkan informasi hotel mereka dan mendapatkan kode QR untuk ditunjukkan di pos pemeriksaan.
Mereka tidak perlu membayar karena tagihan hotel sudah termasuk biaya penginapan di Venesia.
Mengapa Venesia menerapkan pajak wisata?
Ratusan orang memenuhi jalan dan perairan Venesia untuk memprotes pernikahan bos Amazon, Jeff Bezos dan Lauren Sanchez, Sabtu (29/6/2025).
Pajak turis harian di Venesia pertama kali diuji coba pada April-Juli 2024 dengan tujuan mengatur arus keramaian pada hari-hari tertentu, sebab kota ini telah lama didorong isu pariwisata berlebihan (overtourism).Para aktivis kota menggaungkan peringatan saat jumlah akomodasi turis telah melampaui jumlah penduduk tetap selama beberapa tahun terakhir.
Penduduk Venesia juga memprotes ketidakseimbangan jumlah turis dan warga lokal yang menguras layanan kota, menyumbat gang-gang sempit, dan bus dengan wisatawan yang membawa koper dan mendorong penduduk untuk pindah ke daratan.
Pihak berwenang mengatakan sistem biaya akses atau pajak wisata adalah kunci untuk meredakan tekanan overtourism.
“Ini merupakan alat yang berguna untuk mengelola arus wisatawan dan memastikan keseimbangan yang lebih baik antara penduduk dan pengunjung,” kata anggota dewan Venesia, Michele Zuin, dikutip dari Euronews.
"Ini masih merupakan langkah eksperimental yang sedang kami evaluasi dengan cermat dan telah menarik minat internasional. Venesia adalah kota pertama di dunia yang telah mengambil langkah ini," lanjut dia.
Saat tahun pertama kebijakan ini dimulai, Dewan Kota Venesia memberlakukan 29 hari penerapan pajak wisata pada akhir pekan.
Selama periode tersebut, Venesia telah menerima lebih dari 3,6 juta reservasi harian dari turis asal 194 negara berbeda.
Namun, pada tahun ini, jumlah pengunjung harian hanya turun sedikit dibandingkan tahun lalu.
Rata-rata jumlah pengunjung harian yang membayar pajak wisata harian hanya sedikit lebih rendah, yakni sebanyak 13.046 pada tahun 2025 dibandingkan dengan 16.676 pada tahun 2024.
Pada hari tersibuk, Jumat (2/5/2025), 24.951 pengunjung membayar pajak wisata harian, jumlah yang mengejutkan setara dengan lebih dari separuh populasi penduduk.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.