Pakai Teknologi Ini, Nestle Indonesia Hemat Biaya Energi 14 Persen hingga Bantu Petani Lokal
PT Nestlé Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi sekaligus mempercepat pencapaian target Net Zero Emission Pemerintah. Salah satu strateginya dengan inovasi Boiler biomassa guna meningkatkan efisiensi energi dan menekan emisi karbon.
Boiler biomassa Nestlé Indonesia memanfaatkan sekam padi yang didapatkan dari petani padi setempat daerah operasional untuk mencegah sekam padi tersebut menjadi limbah pertanian atau dibakar. Sekam padi ini menjadi sumber energi terbarukan untuk menggantikan bahan bakar fosil.
Maruli Sitompul, Sustainability Delivery Lead Nestlé Indonesia mengungkapkan, dengan teknologi ini, perusahaan tidak hanya berhasil meningkatkan efisiensi energi dan menekan emisi karbon, tetapi juga memberikan dampak positif bagi petani lokal.
Abu hasil pembakaran dikembalikan kepada petani sebagai pupuk organik, membentuk siklus ekonomi sirkular sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian. Inovasi tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalamSelain itu, pemanfaatan boiler biomassa juga dapat membantu penghematan biaya energi sebesar 14 persen.
“Penerapan boiler biomassa ini merupakan wujud nyata komitmen Nestlé Indonesia terhadap keberlanjutan lingkungan. Kami percaya bahwa transisi energi hanya bisa berjalan sukses jika membawa manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat sekitar,” ujarnya dalam Katadata SAFE 2025 di Jakarta, dikutip dari keterangannya, senin, 15 September 2025.
Logo Nestle
Selain berfokus pada aspek lingkungan, Nestlé juga menekankan pentingnya kemitraan dengan komunitas lokal. “Dengan memanfaatkan sekam padi dari petani, kami tidak hanya mengurangi jejak karbon, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi mereka. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana inovasi energi dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat,” tambah Maruli.
Lebih lanjut menurutnya, Nestlé Indonesia melihat inovasi ini sebagai langkah strategis untuk menyeimbangkan antara kebutuhan bisnis, kepedulian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Hal ini sejalan dengan misi perusahaan, “Good food, Good life”, yang menekankan pentingnya menciptakan dampak positif jangka panjang.
“Ke depan, kami akan terus berinovasi untuk menghadirkan solusi energi bersih sekaligus mendukung target pembangunan berkelanjutan Indonesia,” kata Maruli Sitompul.
Atas inovasi tersebut Nestlé Indonesia meraih penghargaan Katadata Green Initiatives Awards (KGIA) 2025 melalui inovasi penggunaan boiler biomassa berbahan sekam padi. Penghargaan ini diberikan dalam rangkaian acara Katadata Sustainability Action for The Future Economy (SAFE) 2025.
KGIA diberikan kepada perusahaan yang berkomitmen pada praktik ramah lingkungan. Penghargaan ini menampilkan peran dunia usaha dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. KGIA juga mendorong lahirnya inovasi dan penerapan praktik bisnis yang bertanggung jawab. Melalui hal ini, KGIA mendukung Indonesia menuju ekonomi hijau dan inklusif.