Heboh Penemuan Arca Mataram Kuno di Sleman, Ditemukan Anak Saat Memancing

Sleman, penemuan arca, mataram kuno, peninggalan mataram kuno, penemuan arca kuno, Heboh Penemuan Arca Mataram Kuno di Sleman, Ditemukan Anak Saat Memancing, Penemuan Arca Mataram Kuno yang Bikin Heboh, Bukan Penemuan Pertama, Masih Dianalisis Tim Ahli, Belum Ditemukan Struktur Candi

Warga Sleman digemparkan dengan penemuan sebuah arca yang diduga peninggalan era Mataram Kuno.

Arca tersebut ditemukan seorang anak saat memancing di Sungai Krusuk, Klangkapan, Kalurahan Margoluwih, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, DIY, sekitar sepekan lalu.

Arca setinggi 90 sentimeter dengan lebar 42 sentimeter itu belakangan dipastikan merupakan arca Agastya, salah satu dewa dalam tradisi Hindu.

Kondisinya relatif utuh, hanya terdapat sedikit kerusakan pada bagian wajah dan tangan kanan.

Penemuan Arca Mataram Kuno yang Bikin Heboh

Menurut cerita warga, anak itu melihat kepala arca muncul di tepian sungai.

Ia kemudian melaporkan temuannya kepada Dukuh Klangkapan II, Budi Arifin.

Bersama warga, Budi mengevakuasi arca tersebut dan menyerahkannya ke pihak kelurahan.

“Kebetulan memang di wilayah saya, penemuan arca bukan hal yang awam lagi. Sudah sering ditemukan benda semacam itu,” ujar Budi, Rabu (10/9/2025).

Budi mengungkapkan, beberapa arca berukuran lebih besar bahkan pernah ditemukan di daerah itu, salah satunya setinggi sekitar 120 sentimeter.

Sleman, penemuan arca, mataram kuno, peninggalan mataram kuno, penemuan arca kuno, Heboh Penemuan Arca Mataram Kuno di Sleman, Ditemukan Anak Saat Memancing, Penemuan Arca Mataram Kuno yang Bikin Heboh, Bukan Penemuan Pertama, Masih Dianalisis Tim Ahli, Belum Ditemukan Struktur Candi

Dua batu yang ditemukan berdekatan dengan arca. Dua batu dan arca ditemukan oleh pekerja proyek saat menggali tanah untuk pembangunan drainase di Warak Kidul RT 06 /RW 10, Sumberadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman.

Bukan Penemuan Pertama

Kepala Balai Pelestarian dan Kebudayaan (BPK) Wilayah X, Manggar Sari Ayuati, mengonfirmasi bahwa arca yang ditemukan adalah Agastya.

Saat ini arca tersebut sudah diamankan di kantor BPK untuk dianalisis lebih lanjut.

“Iya (arca yang ditemukan di Klangkapan, Margoluwih) Arca Agastya,” ujarnya saat dihubungi.

Manggar menambahkan, penemuan ini bukan yang pertama kali terjadi.

Pada 2017, tiga arca lain ditemukan di lokasi yang berdekatan, yakni arca Agastya, Durga, dan Nandi.

Ketiganya kini sudah ditetapkan sebagai benda cagar budaya peninggalan Mataram Kuno.

“Iya, (tiga arca yang ditemukan 2017) termasuk cagar budaya. Rata-rata Mataram Kuno,” jelasnya.

Masih Dianalisis Tim Ahli

Tim BPK Wilayah X saat ini masih melakukan kajian mendalam untuk memastikan status arca terbaru ini. Analisis melibatkan sejumlah disiplin ilmu, termasuk arkeologi.

“Kami punya tim analisis benda temuan. Kalau arca itu kan kita juga punya ahli arkeologi, jadi dilihat langgamnya seperti apa, gayanya seperti apa. Jadi proporsinya itu bisa ketahuan benda kuno atau tidak,” kata Manggar.

Ia menjelaskan, arca Agastya biasanya ditempatkan di relung sisi selatan candi pada era Mataram Kuno.

“Kalau utara kan Durga, barat itu Ganesha,” tambahnya.

Belum Ditemukan Struktur Candi

Meski arca sering ditemukan di kawasan Klangkapan, Budi menuturkan hingga kini belum ada tanda-tanda keberadaan struktur candi di wilayah tersebut.

Namun, temuan demi temuan diyakini dapat memperkaya informasi tentang sejarah dan budaya Sleman.

Penemuan arca ini tidak hanya memicu rasa penasaran warga, tetapi juga membuka peluang penelitian lebih lanjut mengenai jejak Mataram Kuno di Sleman, yang hingga kini masih menyisakan misteri.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul dan "Arca Agastya Ditemukan di Sungai Krusuk Sleman, Kini Tengah Dianalisis".

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.