Persib Vs Western Sydney Wanderers, Alasan Juan Mata Tak ke Indonesia

Western Sydney Wanderers, Juan Mata, Persib, Persib Bandung, Super League 2025-2026, Alen Stajcic, Persib Vs Western Sydney Wanderers, Alasan Juan Mata Tak ke Indonesia

Western Sydney Wanderers (Australia) mengonfirmasi tidak memboyong salah satu bintang mereka Juan Mata pada pertandingan persahabatan internasional melawan Persib Bandung. 

Jadwal Persib Bandung vs Western Sydney Wanderers digelar pada Sabtu (2/8/2025) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Partai itu menjadi ajang persiapan tim tuan rumah jelang mentas di Super League 2025-2026  

Laga persahabatan melawan Western Sydney Wanderers masuk dalam rangkaian acara launching tim Persib dan peluncuran jersey terbaru.

Sebagai catatan, Maung Bandung mulai musim 2025-2026 ini didukung aparel asal Spanyol, Kelme. 

Adapun, dalam laga persahabatan di Bandung nanti, Western Sydney Wanderers telah dipastikan datang tanpa Juan Mata.

Juan Mata merupakan legenda sepak bola Spanyol dan Chelsea. Ia membela Western Sydney Wanderers pada musim 2024-2025. 

Juan Mata bermain dalam 22 pertandingan Western Sydney Wanderers di A-League mencetak satu gol dan tiga assist.

Promotor pertandingan persahabatan Persib vs Western Sydney Wanderers, Robbie Gaspar, mengonfirmasi bahwa pemain 37 tahun itu akan absen. 

“Sayang dia tidak datang, dia pernah juara Piala Dunia, Pernah main di Manchester United dan Chelsea dan lain-lain,” kata Gaspar yang merupakan mantan pemain Persib dan Persema Malang ini. 

“Tapi ya, bicara mungkin mereka masih negosiasi, masih tunggu. Dan ya, Liga Australia mulai di akhir bulan Oktober.”

“Masih ada kesempatan dan mudah-mudahan kalau Persib datang ke Australia. Mudah-mudahan ada Juan Mata di situ,” paparnya. 

Diketahui kontrak Juan Mata bersama Western Sydney Wanderers baru saja berakhir pada 1 Juli 2025 silam.

Klub asuhan Alen Stajcic dikabarkan masih melakukan negosiasi dengan sang pemain. Sehingga, mereka pun belum mengumumkan perpisahan dengan Juan Mata. 

Menurut pengamatan Gaspar, klub berjuluk Red and Black itu sedang mencari solusi terbaik untuk pemain kelas dunia tersebut. 

“Belum pasti, itu mereka lagi nego dan mereka mungkin cari solusi terbaik ya. Dan tahun lalu dia cedera sedikit dan mudah-mudahan dia bisa tanda tangan,” terangnya. 

“Karena itu bagus untuk sepak bola Australia, kita punya pemain seperti Juan Mata main di situ,” tuturnya. 

Western Sydney Wanderers, Juan Mata, Persib, Persib Bandung, Super League 2025-2026, Alen Stajcic, Persib Vs Western Sydney Wanderers, Alasan Juan Mata Tak ke Indonesia

Asisten pelatih Western Sydney Wanderers Nahuel Arrarte dalam konferensi pers jelang pertandingan persahabatan internasional melawan Persib Bandung. Laga akan digelar Sabtu (2/8/2025) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Asisten pelatih Western Sydney Wanderers, Nahuel Arrarte, juga memastikan Juan Mata tak akan tersedia pada laga persahabatan akhir pekan nanti. 

Timnya akan memaksimalkan pemain yang ada.

“Ya, jelas kami dengan klub sedang menyelesaikan beberapa hall saat ini. Dari perspektif itu, kami terlebih dahulu memperhatikan pertandingan demi pertandingan dengan pemain yang kami punya,” papar Arrarte. 

“Jadi, ya dia (Mata) adalah pemainan yang sangat penting untuk kami, namun kami memastikan bahwa kami mempunyai pemain-pemain Australia yang akan muncul akhir pekan nanti,” jelasnya. 

Dampak Juan Mata untuk Liga Australia

Liga Indonesia pernah kedatangan pemain kelas dunia. Persib pernah mendatangkan Michael Essien dan Madura United dibela pemain timnas Nigeria, Peter Odemwingie.

Sementara itu, Semen Padang pernah merekrut Didier Zokora, eks Liverpool Mohamed Sissoko main buat Mitra Kukar, dan Marco Motta mengusung panji Persija Jakarta. 

Mereka turut mengangkat popularitas sepak bola Indonesia di mata dunia. Juan Mata pun punya pengaruh atau dampak positif untuk liga domestik di Australia.

Didatangkan pada September 2024 tahun lalu, Mata bisa membagikan pengalaman dan wawasannya di A-League. 

“Penambahan Juan ke klub kami tak ternilai harganya. Dia adalah salah satu pemain yang paling dihormati, berbakat, dan dianugerahi penghargaan dari satu generasi,” kata Alen Stajcic dalam laporan media di Australia The Roar. 

“Tidak hanya membawa bakat dan kesuksesan sepak bola yang jarang terlihat di klub sepak bola Australia, tetapi juga kerendahan hati untuk berbagi pengalaman dan wawasannya,” katanya. 

Sementara itu, Gaspar juga mendengar dari beberapa rekannya bahwa Mata adalah orang yang rendah hati dan semua pemain muda bisa belajar darinya. 

“Impaknya besar. Saya mendengar dari teman-teman semuanya yang main bersama dia, orang yang luar biasa,” terang Gaspar yang pernah perkuat Persib pada musim 2011-2012 itu. 

“Orang seperti punya, mau berbicara sama seseorang, mau tanda tangan baju dan autograph, dan ya, orang baik sekali,” sebutnya.