Bukan Soal Uang! Quartararo Kirim Sinyal Keras ke Yamaha saat Honda Buka Negosiasi Diam Diam

Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo
Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo

 Bursa transfer pembalap MotoGP untuk musim 2027 mulai memanas jauh sebelum lampu start menyala. Nama Fabio Quartararo mendadak jadi pusat perhatian setelah beredar kabar ia sudah mencapai kesepakatan bernilai fantastis dengan Honda.

Isunya tidak main main. Juara dunia 2021 itu disebut siap menerima kontrak hingga 15 juta euro per musim. Namun di tengah spekulasi yang semakin liar, Quartararo akhirnya memilih angkat suara dan mematahkan rumor tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia memastikan belum ada tanda tangan apa pun. Menjelang tes resmi pramusim di Sepang, pembalap berjuluk El Diablo itu berbicara terbuka kepada media. Ia mengakui Honda memang menghubunginya, tetapi negosiasi masih sebatas pembicaraan awal.

"Honda adalah salah satu tim yang sedang saya ajak bicara. Saya akan mengambil waktu yang saya butuhkan untuk memutuskan masa depan menuju 2027. Sampai hari ini, belum ada kontrak yang saya tanda tangani," kata Quartararo kepada MotoGP.

Pernyataan itu sekaligus menegaskan bahwa masa depannya masih sepenuhnya terbuka. Baik bertahan di Yamaha maupun pindah ke pabrikan lain, semua opsi masih mungkin terjadi.

Menariknya, Quartararo menegaskan bahwa uang bukan faktor utama dalam menentukan langkah berikutnya.

"Saya punya orang orang yang tepat di sekitar saya. Ini pertaruhan, bukan hanya untuk saya tapi juga semua tim. Banyak yang akan mencoba meyakinkan saya. Tapi ini bukan soal uang, saya ingin menang lagi," tegas Quartararo.

Kalimat tersebut seperti pesan langsung untuk Yamaha. Setelah beberapa musim kesulitan bersaing di barisan depan, proyek pengembangan motor mereka dinilai belum sepenuhnya meyakinkan.

Padahal, Quartararo sempat menunjukkan kesetiaan dengan menandatangani kontrak dua tahun pada 2024. Saat itu ia percaya dengan arah teknis baru Yamaha. Namun, hasil di lintasan belum sesuai harapan.

Versi awal motor bermesin V4 yang ia jajal akhir musim lalu bahkan disebut belum memberikan rasa percaya diri. Kondisi inilah yang memicu tanda tanya besar soal masa depannya.

Di sisi lain, Yamaha justru terlihat santai. Bos tim Massimo Meregalli sebelumnya mengaku belum membuka pembicaraan perpanjangan kontrak dengan Quartararo. Situasi ini bisa menjadi blunder jika kompetitor bergerak lebih cepat.

Apalagi kursi kursi pabrikan mulai terisi. Aprilia sudah mengamankan Marco Bezzecchi dengan kontrak dua tahun, sementara rumor menyebut Jorge Martin disiapkan sebagai opsi pengganti jika Quartararo hengkang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya, waktu Yamaha tidak banyak. Bagi Quartararo, keputusan kali ini akan menentukan fase terpenting dalam kariernya. Ia tidak lagi sekadar mencari tim, melainkan motor yang benar benar mampu membawanya kembali ke puncak.

Dan jika Yamaha tak segera menjawab tantangan itu, Honda tampaknya siap membuka pintu lebih lebar.

Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.