Netizen Mention Ditjen Pajak Usai Pengakuan Sarwendah Soal Penghasilan Rp 200 Juta Saat Live

Sarwendah
Sarwendah

Polemik antara Sarwendah dengan Ruben Onsu terus mendapat perhatian hangat publik. Terbaru, para pengguna media sosial beramai-ramai mentag akun Direktorat Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan menyusul dengan pernyataan Sarwendah terkait penghasilan jualan live-nya di platform media sosial.

Seperti diketahui beberapa waktu lalu, Sarwendah sempat memberikan tanggapan bernada sinis terkait pernyataan Ruben Onsu yang menyinggung soal nafkah Rp 200 juta untuk anaknya pasca bercerai. Dalam potongan video yang viral di media sosial, Sarwendah mempertanyakan mengapa uang Rp 200 juta harus menjadi polemik di publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia bahkan menyebut uang ratusan juta itu bisa dia hasilkan sendiri dengan mudah.

"Rp 200 juta ya ampun itu cuma beberapa kali live sih. Boleh sombong sih gue sekali-kali," kata Sarwendah. 

Ia juga mengaku bingung dengan penilaian di masyarakat yang selama ini melabelinya sebagai sosok yang rendah hati. Namun kini dirinya malah dihujat karena masalah materi.

"Gue bingung, orang down to earth dibilangnya begitu. Apa sih Rp 200 juta, asli deh apa sih Rp 200 juta itu," kata dia.

Pernyataan Sarwendah tersebut kini malah berbuntut panjang. Pengguna media sosial meminta Ditjen Pajak untuk mengecek pajak penghasilan live Sarwendah tersebut.

"Cepu yang gue dukung @ditjenpajakri tolong segera tindak lanjuti ya mayan tuh Rp 200 juta per 30 menit," komentar netizen.

"Bisa yuk bisa nih dikroscek coretaxnya @ditjenpajakri mangsa empuk nih daripada ngurusin yang bayar pajaknya Rp 40 ribu setahun," sindir lainnya.

"200 juta/30 menit, 1 jam Rp 400 juta, katakanlah sehari live 10 jam berarti 4M, 30harix 4 M= wow," kata lainnya.

"Lagian Rp 200 juta/30 menit? kalah Dadan (mantan kepala BGN)," sindir lainnya.

Video TikTok: https://www.tiktok.com/@moonel12/video/764835...

Sarwendah Minta Maaf

Sarwendah menyampaikan permintaan maafnya menyusul dengan video kontroversial yang viral belakangan ini. Seperti diketahui Sarwendah sempat dikritik menyusul dengan pernyataan yang dianggap menyindir Ruben Onsu saat melakukan siaran langsung. 

Dalam video yang beredar luas, ia menyinggung nominal Rp200 juta yang belakangan dikaitkan dengan persoalan nafkah anak pasca perceraian.

"Sebagai manusia biasa yang tidak luput dari dosa dan kesalahan saya menyadari potongan video yang beredar tersebut sudah membuat kegaduhan di media sosial. Saya menyadari kata-kata saya tidak menunjukkan kebaikan maupun kerendahan hati. Saya minta maaf atas video yang beredar tersebut dan terhadap semua yang telah terdampak oleh karena hal tersebut," kata Sarwendah dalam video yang diunggahnya di akun Instagram miliknya, Jumat 5 Juni 2026.

Dalam video itu, Sarwendah juga menyampaikan sejumlah permintaan maaf kepada semua pihak terutama kepada anak-anaknya. Dia menyebut bahwa polemik yang terjadi di antara orang dewasa ini ikut menyeret anak-anaknya ke dalam pemberitaan.

"Maaf yang terdalam kepada anak-anak saya apapun yang terjadi di antara kehidupan orang dewasa mereka tidak seharusnya dibawa pemberitaan yang beredar," sambung dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video tersebut, Sarwendah juga memohon agar publik memberinya ruang dan waktu untuk menyelesaikan persoalan pribadinya secara kekeluargaan.

"Saya mohon kepada semua berikan ruang dan waktu bagi saya menyelesaikan urusan pribadi saya ini dengan lebih baik secara kekeluargaan dan penuh kedewasaan. Saya percaya setiap persoalan memiliki penyelesaiannya masing-masing dan saya memilih menempuhnya dengan kepala dingin serta hati yang lebih lapang. Doa saya agar kita semua diberi ketabahan dan keebaikan ke depannya," kata dia