Campus League Jakarta Selesai, Perburuan Gelar Nasional Baru Dimulai
Universitas Pelita Harapan (UPH) Tangerang dan Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta sama-sama mengukir prestasi gemilang di ajang Campus League 2026 Basketball Regional Jakarta Season 1.
Pada partai final yang digelar di Basketball Court UPH, Tangerang, Minggu 31 Mei 2026, kedua kampus berbagi gelar juara setelah tim putra UPH dan tim putri BINUS tampil sebagai yang terbaik.
Di sektor putri, BINUS Jakarta sukses keluar sebagai kampiun usai menundukkan tuan rumah UPH Tangerang dengan skor 47-37. Sementara pada partai putra, UPH membalas dengan kemenangan meyakinkan 67-55 atas BINUS untuk memastikan trofi tetap berada di kandang sendiri.
Laga final putri berlangsung ketat sejak awal pertandingan. BINUS langsung mengambil inisiatif serangan dan mampu mendominasi permainan. Namun pertahanan disiplin yang diperagakan UPH membuat pertandingan berjalan seimbang.
Kuarter pertama ditutup dengan keunggulan tipis BINUS 11-10. Memasuki kuarter kedua, tim asuhan M. Ridzky Ichwan Pratama tetap mampu menjaga ritme permainan melalui kontribusi point guard andalan mereka, Keira Ammabel Hadinoto. BINUS menutup paruh pertama dengan keunggulan 22-19.
UPH sempat bangkit pada kuarter ketiga. Bermain lebih agresif, mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 33-33. Namun pada kuarter penentuan, BINUS menunjukkan mental juara. Keira Ammabel beberapa kali sukses mencetak poin penting lewat tembakan tiga angka yang membuat BINUS menjauh dan akhirnya mengunci kemenangan 47-37.
Pelatih tim putri BINUS, M. Ridzky Ichwan Pratama, mengaku bangga dengan pencapaian anak asuhnya yang berhasil memenuhi target sejak awal kompetisi.
"Ini Campus League pertama dan kami ingin menjadi juara pertama yang akan selalu dikenang. Setelah ini fokus kami adalah The Nationals dan semoga bisa kembali meraih hasil terbaik," ujarnya.
Keira Ammabel juga menegaskan timnya tidak ingin cepat puas meski berhasil menjadi juara Regional Jakarta.
"Di The Nationals tekanannya pasti lebih besar karena mempertemukan tim-tim terbaik dari setiap regional. Kami harus tetap fokus, menjaga mental, dan tidak boleh terlalu percaya diri," kata Keira.
Berbeda dengan sektor putri, pertandingan final putra lebih banyak dikuasai tuan rumah UPH. Sejak tip-off, tim berjuluk Eagles tersebut langsung tampil agresif dan mampu menekan BINUS.
UPH menutup kuarter pertama dengan keunggulan 21-14 sebelum memperlebar jarak menjadi 35-24 saat turun minum. Dominasi tim asuhan Stephen Metcalfe terus berlanjut pada kuarter ketiga. Pertahanan solid dan serangan efektif membuat UPH tetap nyaman memimpin dengan skor 53-39.
Pada kuarter terakhir, BINUS mencoba bangkit dan memangkas ketertinggalan. Namun konsistensi permainan UPH membuat mereka mampu menjaga keunggulan hingga laga usai dengan skor 67-55.
Kapten tim putra UPH, Aaron Nathanael, menyebut kemenangan tersebut lahir dari budaya dan mentalitas yang selama ini ditanamkan dalam tim.
"Kunci kemenangan kami adalah konsisten dan bermain sesuai level yang kami miliki. Kultur di UPH membuat kami selalu dituntut memberikan yang terbaik, baik di dalam maupun luar lapangan. Untuk The Nationals kami akan bekerja lebih keras lagi," ujar Aaron.
Keberhasilan UPH dan BINUS meloloskan tim putra maupun putri ke putaran nasional mendapat apresiasi dari Wakil Rektor 4 UPH, Andry Panjaitan. Menurutnya, tingginya antusiasme mahasiswa menunjukkan bahwa olahraga kampus memiliki masa depan yang cerah.
"Saya melihat energi luar biasa dari anak-anak muda. Semua tim sudah menunjukkan kemampuan terbaiknya dan menurut saya mereka semua adalah pemenang," katanya.
Selain UPH dan BINUS, Institut Perbanas juga memastikan tiket ke The Nationals setelah merebut peringkat ketiga sektor putra usai mengalahkan Universitas Trisakti dengan skor telak 65-41.
CEO Campus League, Ryan Gozali, mengaku puas melihat jalannya kompetisi yang berlangsung kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.
"Tujuan utama Campus League adalah menghidupkan ekosistem olahraga kampus. Kami tidak hanya berbicara soal atlet, tetapi juga pembentukan karakter dan manusia seutuhnya," ujar Ryan.
Dengan berakhirnya Regional Jakarta, perhatian kini tertuju ke Campus League 2026 Basketball The Nationals Season 1 yang akan berlangsung pada 7-13 Juni mendatang. Tim-tim terbaik dari berbagai regional akan bertarung untuk membuktikan siapa yang layak menyandang status kampus terbaik di Indonesia.