Korea Selatan Rilis Panduan Navigasi Digital untuk Wisatawan Asing, Berwisata Jadi Lebih Mudah

Korea Selatan Rilis Panduan Navigasi Digital untuk Wisatawan Asing, Berwisata Jadi Lebih Mudah

Bagi wisatawan internasional yang baru tiba di Korea Selatan, biasanya dihadapkan dengan tantangan memahami alur transportasi dengan penjelasan bahasa yang terbatas.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah Korea Selatan meluncurkan panduan transportasi digital multibahasa yang dirancang agar wisatawan lebih mudah menjelajahi berbagai wilayah, tidak hanya di ibu kota.

Dilansir Kompas.com dari Korea Times pada Sabtu (30/5/2026), inovasi ini bisa menjawab kecemasan wisatawan asing yang kerap kali kebingungan memilih jalan atau transportasi yang tepat untuk berkunjung ke sejumlah destinasi di Korea Selatan.

Panduan digital multibahasa untuk wisatawan

Inisiatif ini digagas bersama oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan dan Korea Tourism Organization.

Mereka menghadirkan panduan berbentuk infografik visual berbasis data yang mudah dipahami.

Panduan ini tersedia dalam beberapa bahasa, seperti Inggris, Jepang, serta Mandarin.

Informasinya disebarkan melalui berbagai platform resmi pariwisata, media sosial, hingga pusat informasi di berbagai daerah.

Berbeda dari panduan konvensional yang cenderung penuh teks, pendekatan kali ini lebih mengutamakan desain yang inovatif dan ramah pengguna.

Fitur lengkap dari rute hingga pembayaran

Tidak hanya itu, panduan ini juga sudah dilengkapi dengan informasi rute hingga pembayaran. Ada tiga komponen utama dalam panduan navigasi ini, yaitu:

  • Bagan alur visual yang membantu wisatawan memilih moda transportasi sesuai kebutuhan
  • Panduan pembayaran, termasuk cara menggunakan kartu kredit asing
  • Instruksi langkah demi langkah penggunaan aplikasi transportasi lokal

fitur ini dirancang untuk membantu wisatawan memahami sistem transportasi Korea dengan lebih praktis, mulai dari naik kereta hingga memesan taksi online.

Bantu wisatawan asing jelajahi korea lebih luas

Salah satu kendala utama wisatawan adalah perbedaan ekosistem digital di Korea.

Aplikasi global seperti Google Maps atau Uber tidak banyak digunakan, dan digantikan oleh aplikasi lokal seperti Naver Map dan Kakao T.

Melalui panduan ini, pemerintah berharap wisatawan bisa lebih percaya diri menggunakan aplikasi lokal, membeli tiket transportasi, hingga bepergian ke daerah di luar Seoul.

Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mendorong wisatawan menjelajahi berbagai wilayah, sekaligus mengurangi kepadatan di pusat kota Seoul.

Untuk memperluas jangkauan, panduan ini juga didistribusikan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga operator transportasi seperti Korea Railroad Corporation.

Pemerintah berharap, dengan informasi yang lebih mudah diakses dan dipahami, wisatawan internasional bisa menikmati perjalanan yang lebih nyaman dan menjelajahi Korea Selatan secara menyeluruh.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang