Media Korea Selatan Beri Sinyal Kuat Shin Tae-yong Segera Melatih Persija
Masa depan Shin Tae-yong (STY) sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Indonesia. Setelah beberapa bulan belum kembali ke dunia kepelatihan pasca berpisah dengan Timnas Indonesia, nama pelatih asal Korea Selatan itu kini dikaitkan dengan salah satu klub terbesar di Tanah Air, Persija Jakarta.
Rumor tersebut bukan lagi sekadar spekulasi yang beredar di media sosial. Sejumlah media di Negeri Ginseng bahkan mulai mengulas secara mendalam peluang bergabungnya pelatih asal Korea Selatan itu ke klub berjuluk Macan Kemayoran.
Menariknya, media-media Korea Selatan tidak hanya menyebut Persija sebagai salah satu peminat Shin Tae-yong. Mereka juga membeberkan berbagai faktor yang diyakini membuat peluang kerja sama tersebut semakin besar, mulai dari kekuatan finansial klub, keberadaan sponsor asal Korea Selatan, hingga kehadiran sejumlah mantan anak asuh STY di dalam skuad Persija saat ini.
Laporan-laporan tersebut pun menjadi sinyal kuat bahwa nama Shin Tae-yong memang masuk dalam daftar serius kandidat pelatih Persija untuk menghadapi kompetisi musim depan.
News Worker Sebut STY Kandidat Terkuat Pengganti Mauricio Souza
Laporan paling detail datang dari media Korea Selatan, News Worker. Dalam laporannya pada Jumat, 5 Juni 2026, Shin Tae-yong disebut sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan Mauricio Souza yang kontraknya tidak diperpanjang Persija Jakarta.
Menurut laporan tersebut, komunikasi antara Persija dan Shin Tae-yong disebut sudah berlangsung sejak April lalu. Fakta ini menjadi salah satu alasan mengapa rumor tersebut mendapatkan perhatian besar, baik di Korea Selatan maupun Indonesia.
News Worker juga menilai peluang kerja sama tersebut cukup realistis karena Persija merupakan salah satu klub dengan kekuatan finansial terbaik di Indonesia dan memiliki ambisi besar untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar juara.
Tak hanya itu, media tersebut menyebut bahwa Persija bisa menjadi proyek menarik bagi Shin Tae-yong yang selama ini dikenal sebagai sosok pelatih dengan visi pembangunan jangka panjang.
Salah satu poin menarik yang diangkat News Worker adalah potensi lahirnya "kuartet pelatih Korea Selatan" di Asia Tenggara. Media tersebut menilai jika Shin Tae-yong resmi bergabung dengan Persija, maka ia akan melengkapi dominasi pelatih asal Korea Selatan yang saat ini mewarnai sepak bola kawasan ASEAN.
Park Hang-seo disebut telah berkiprah di Thailand, Kim Sang-sik menangani Vietnam, sementara Kim Pan-gon menjadi sosok penting di sepak bola Malaysia.
Jika rumor tersebut menjadi kenyataan, Shin Tae-yong akan menjadi pelatih Korea Selatan berikutnya yang melanjutkan kiprah di Asia Tenggara. Bedanya, kali ini ia akan melatih klub besar Indonesia setelah sebelumnya sukses membangun fondasi Timnas Garuda.
Persija tentu bukan klub sembarangan. Dengan sejarah panjang, basis suporter yang besar, serta tekanan tinggi untuk meraih gelar juara, Macan Kemayoran dianggap sebagai panggung ideal bagi STY untuk membuktikan kualitasnya di level klub.
Sports Chosun Soroti Faktor Hyundai dan Kekuatan Finansial Persija
Selain News Worker, media olahraga ternama Korea Selatan, Sports Chosun, juga sempat mengulas masa depan Shin Tae-yong pasca meninggalkan Timnas Indonesia. Dalam analisanya, Persija disebut sebagai salah satu tujuan paling masuk akal apabila STY memutuskan tetap melanjutkan karier kepelatihannya di Indonesia.
Sports Chosun menyoroti dua faktor utama yang dinilai menjadi kekuatan Persija dalam perburuan tanda tangan Shin Tae-yong.
Faktor pertama adalah stabilitas finansial klub yang memungkinkan Persija menjalankan proyek besar dengan target jangka panjang.
Faktor kedua adalah keberadaan Hyundai yang menjadi salah satu sponsor klub. Sebagai perusahaan otomotif raksasa asal Korea Selatan, Hyundai dinilai dapat menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antara Persija dan Shin Tae-yong.
Kehadiran perusahaan Korea Selatan dalam ekosistem klub dianggap mampu menciptakan kenyamanan tambahan bagi STY apabila benar-benar menerima pinangan Macan Kemayoran.
Media Korea Selatan juga menilai Persija merupakan klub yang paling siap menerapkan filosofi permainan Shin Tae-yong. Alasannya cukup sederhana. Persija saat ini diperkuat sejumlah pemain yang pernah menjadi andalan STY ketika menangani Timnas Indonesia.
Nama Rizky Ridho secara khusus disebut sebagai pemain yang sudah sangat memahami pendekatan latihan, filosofi permainan, hingga standar disiplin yang selama ini diterapkan sang pelatih.
Kehadiran mereka diyakini akan memudahkan proses adaptasi apabila Shin Tae-yong benar-benar ditunjuk sebagai pelatih baru Persija. Tidak hanya itu, Persija juga memiliki sejumlah pemain muda yang dianggap sesuai dengan karakter kepelatihan STY.
Salah satu nama yang mendapat sorotan adalah Dony Tri Pamungkas. Pemain muda berbakat tersebut sukses meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik musim lalu dan dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh.
Kombinasi pemain muda dan pemain berpengalaman tersebut dianggap sangat cocok dengan filosofi Shin Tae-yong yang selama ini dikenal gemar membangun tim dengan fondasi regenerasi yang kuat.
Jakarta Sudah Menjadi Rumah Kedua bagi Shin Tae-yong
Di luar urusan teknis dan taktik, media Korea Selatan juga menyoroti faktor kenyamanan hidup yang dimiliki Shin Tae-yong di Indonesia. Setelah bertahun-tahun menangani Timnas Indonesia, Jakarta bukan lagi kota asing bagi pelatih berusia 55 tahun tersebut.
STY diketahui telah mendapatkan Golden Visa dari pemerintah Indonesia dan memiliki STY Foundation yang berpusat di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Kondisi tersebut membuat proses adaptasi hampir tidak diperlukan apabila dirinya menerima tawaran dari Persija.
Berbeda dengan pelatih asing lainnya yang harus memulai semuanya dari awal, Shin Tae-yong sudah memahami budaya sepak bola Indonesia, karakter pemain lokal, hingga ekspektasi besar yang datang dari suporter. Hal itu menjadi keuntungan tersendiri yang sulit dimiliki kandidat pelatih lainnya.