Kenapa Asam Jawa Wajib Ditambahkan Belakangan Saat Memasak Kacang-kacangan?
Pernahkah kamu memasak kacang-kacangan, seperti kacang hijau, kacang merah, atau dal (makanan khas India).
Tapi teksturnya tetap keras dan kaku meskipun sudah direbus berjam-jam? Rasanya pasti menyebalkan, bukan?
Banyak orang mengira hal itu terjadi karena kualitas kacang yang kurang bagus atau kurang lama direndam.
Padahal, bisa jadi biang keroknya adalah waktu memasukkan asam jawa yang keliru!
Bagi kamu yang suka bereksperimen di dapur, mencampur bahan asam seperti asam jawa ke dalam masakan berkuah memang bisa memberikan sensasi segar yang menggugah selera.
Melansir dari NDTV Food pada (27/5/26) asam jawa ternyata wajib hukumnya untuk ditambahkan belakangan, tepatnya setelah kacang-kacangan benar-benar matang dan empuk.
Menurut penjelasan para pakar kuliner dan ahli pangan yang dikutip oleh NDTV Food, rahasia di balik fenomena ini terletak pada kadar keasaman (pH) dari asam jawa itu sendiri.
kacangan atau dal memiliki struktur dinding sel yang mengandung zat bernama pektin.
Agar kacang bisa melunak dan empuk saat dimasak, struktur pektin ini harus dipecah terlebih dahulu melalui proses perebusan di dalam air.
Nah, di sinilah masalahnya muncul jika kamu memasukkan asam jawa terlalu cepat:
Asam Menghambat Pelembutan: Asam jawa memiliki tingkat keasaman yang sangat tinggi. Ketika cairan asam bercampur dengan air rebusan di awal proses memasak, zat asam tersebut justru akan memperkuat ikatan pektin pada dinding sel kacang.
Kacang Mengeras Permanen: Akibat ikatan yang mengunci tersebut, air panas akan kesulitan menembus ke bagian dalam kacang.
Efeknya? Proses pemecahan sel menjadi terhenti, dan kacang akan tetap bertekstur keras serta kaku, peduli seberapa lama pun Anda merebusnya.
Kapan Waktu Terbaik Memasukkan Asam Jawa?
Agar masakanmu sukses, ikuti panduan memasak yang disarankan oleh NDTV Food berikut ini:
- Rebus Kacang Terlebih Dahulu: Masak kacang-kacangan atau dal hanya dengan air biasa (atau bisa ditambah sedikit kunyit dan garam) hingga teksturnya benar-benar empuk, lembut, dan merekah.
- Masukkan Asam Jawa di Akhir: Setelah memastikan kacang sudah mencapai tingkat kelembutan yang diinginkan, barulah masukkan air ekstrak asam jawa.
- Didihkan Sebentar: Biarkan masakan mendidih kembali selama 5–7 menit di atas api kecil agar rasa asamnya menyatu dan meresap sempurna dengan bumbu lainnya tanpa merusak tekstur kacang yang sudah empuk.
Aturan Ini Juga Berlaku untuk Bahan Asam Lainnya, Lho!
Efek "pengerasan" ini ternyata tidak hanya dipicu oleh asam jawa saja. Laporan dari NDTV Food juga mengingatkan bahwa aturan memasak ini berlaku untuk semua jenis bahan makanan yang mengandung asam tinggi, seperti:
- Tomat segar atau pasta tomat
- Air perasan jeruk nipis / lemon
- Cuka makan
- Yogurt
Jadi, jika kamu sedang membuat sup kacang merah, gulai kacang, atau hidangan dal, pastikan bahan-bahan di atas masuk ke dalam panci di tahap akhir proses memasak, ya!
Nah, sekarang sudah tahu kan rahasia dapur yang satu ini? Dengan memahami trik memasak dari NDTV Food ini, kamu tidak perlu lagi membuang-buang gas dan waktu hanya untuk menunggu kacang melunak.
Selamat mempraktikkannya di rumah dan siap-siap hidangan kacang Anda jadi jauh lebih lembut dan lezat!
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang