Agar Wajah Tak Selalu Berminyak, Batasi 8 Makanan Ini
Masalah kulit berminyak seringkali jadi penyebab utama pori-pori tersumbat, hingga jerawat yang membandel. Salah satu pemicu produksi minyak di kulit wajah terlalu banyak adalah kebiasaan makan sehari-hari.
Berbagai rangkaian produk skincare mahal tidak akan bekerja maksimal dan menuntaskan masalah secara permanen, jika kita tak membatasi sumbernya. Sebab, kulit pada dasarnya adalah cerminan langsung dari pola makan.
Makanan dan minuman pemicu minyak berlebih
1. Garam
Garam rupanya menjadi salah satu musuh terbesar bagi penampilan kulit wajah, jika dikonsumsi melewati batas wajar setiap hari.
"Mengonsumsi garam berlebih dapat menyebabkan dehidrasi, retensi air, pembengkakan, dan kantung mata," kata dermatolog dan Wakil Presiden Penelitian dan Pengembangan di Colorescience UK, Patricia Boland, melansir Byrdie, Minggu (10/5/2026).
Kondisi kekurangan cairan ini rupanya memancing respons otomatis dari organ tubuh, yang kemudian berdampak langsung pada area wajah.
"Ini juga dapat menyebabkan peningkatan kadar minyak saat kulit mencoba melawan dehidrasi yang disebabkan oleh garam," ujar Boland.
Ilustrasi keripik kentang
2. Daging merah
Sajian daging juga diyakini bisa memperparah kilap kusam pada wajah secara signifikan.
"Daging merah, seperti sosis, daging sapi, domba, dan daging babi asap, bisa jadi tinggi lemak jenuh, yang dapat meningkatkan peradangan pada kulit," jelas Boland.
Sistem pertahanan tubuh yang meradang ini kemudian memicu masalah lanjutan pada kelenjar di bawah permukaan kulit, sehingga menyebabkan produksi minyak berlebih.
Cobalah beralih ke sumber protein lain seperti daging unggas atau hidangan laut guna memangkas asupan lemak harian.
3. Gula
Zat manis ini sama buruknya dengan garam. Konsultan gizi dan pendiri Jenna Hope Nutrition Consultancy, Jenna Hope, menuturkan, penelitian menunjukkan makanan tinggi gula meningkatkan produksi IGF-1.
"IGF-1 adalah hormon peptide yang merangsang pertumbuhan, tetapi juga dapat menyebabkan kelebihan produksi sebum, alias minyak berlebih," ucap dia.
Jika kamu mencari camilan sore hari, gantilah makanan penuh gula dengan irisan buah rendah gula.
4. Produk susu
Berbagai turunan susu hewani sering dituding sebagai penyebab utama munculnya jerawat membandel. Bukan berarti produk susu tidak boleh dikonsumsi, tetapi sebaiknya dibatasi.
ilustrasi keju
5. Jus kemasan
Minuman sari buah dan aneka buah-buahan yang dikeringkan biasanya punya kadar gula alami dalam takaran yang amat pekat. Lonjakan pemanis inilah yang berisiko menciptakan peradangan di dalam tubuh.
6. Selai kacang
Camilan oles yang sangat lezat ini menyimpan asam lemak omega enam dalam jumlah besar. Senyawa ini terbukti memancing reaksi radang hingga berujung pada jerawat.
7. Makanan yang digoreng
Kandungan lemak trans dalam aneka ragam camilan yang digoreng akan menyumbang tumpukan peradangan tubuh. Wajah akan merespons gangguan ini dengan memproduksi lebih banyak minyak.
8. Kopi
Mengonsumsi minuman berkafein berisiko menaikkan hormon stres yang turut mendesak kelenjar wajah. Dampaknya bertambah parah jika secangkir kopi diberi tambahan pemanis buatan.
Teh hijau tanpa gula bisa dijadikan pengganti rutin lantaran memiliki porsi kafein yang tidak berlebihan sekaligus membawa agen anti-radang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang