Gunung Kelir di Wonogiri, Lagi Viral di Media Sosial karena Lautan Awan

Gunung Kelir, Gunung Kelir di Wonogiri, Lagi Viral di Media Sosial karena Lautan Awan

Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah memang punya banyak kawasan hutan dan gunung.

Itu seperti namanya, yakni wono atau wana yang berarti hutan, dan giri yang berarti gunung, sehingga Wonogiri berarti hutan dan gunung.

Di antara hutan dan gunungnya, ternyata terdapat banyak tempat-tempat menarik untuk dikunjungi dengan pemandangan indah.

Salah satu tempat dengan pemandangan indah tersebut adalah Gunung Kelir di Desa Sembukan, Kecamatan Sidoharjo.

Tempat ini sedang viral videonya di media sosial karena keindahan lautan awan yang tersaji di sana.

Lautan awan di Gunung Kelir Wonogiri

Kompas.com menyaksikan dengan mata kepala sendiri keindahan lautan awan di Gunung Kelir pada Minggu (5/4/2026).

Saat itu, saya tiba di kawasan puncak sekitar 06.30 WIB setelah melakukan pendakian dari area parkir kurang-lebih 30 menit.

Kawasan puncak Gunung Kelir menjorok ke arah utara, terdiri dari batuan andesit dengan pemandangan terbuka dari ketinggian.

Berada di ketinggian 550 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang merupakan salah satu puncak dari pegunungan, kita bisa menyaksikan pemandangan terbuka ke arah timur hingga utara.

Saat itu, lautan awan menyelimuti kawasan bawah yang luas sekali. Puncak-puncak perbukitan yang muncul di atas awan, membuatnya terlihat seperti pulau langit.

Pendakian yang pas untuk pemula

Menuju kawasan puncak Gunung Kelir, wisatawan harus berjalan kaki menyusuri jalan setapak sekitar 30 menit.

Gunung Kelir, Gunung Kelir di Wonogiri, Lagi Viral di Media Sosial karena Lautan Awan

Lautan Awan di Gunung Kelir Wonogiri (5/4/2026).

Saat ini, area parkir kendaraan adalah di depan rumah warga. Jalan setapak lalu ada di belakang rumah yang dijadikan area parkir.

Perjalanan jalan setapak lalu akan melalui kawasan perkebunan warga, menuju kawasan puncak.

Kondisi jalur pendakian cukup mudah dilalui tanpa tanjakan terjal, sehingga pas untuk pemula.

Untuk sekarang, wisatawan hanya perlu membayar tiket parkir sebesar Rp 2.000 per sepeda motor.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang