Viral Video di Media Sosial Puluhan Wisatawan Tak Bisa Naik Padar karena Kuota Penuh
Beberapa postingan di media sosial viral karena puluhan tamu turis asing dan domestik tertahan di pos penjagaan kawasan wisata Pulau Padar, Taman Nasional Komodo (TNK), Sabtu (4/4/2026).
Diduga, mereka tersebut tidak bisa naik ke Pulau Padar karena kuota kunjungan siang itu sudah mencapai batas maksimum.
Dalam video yang beredar, terlihat beberapa turis asing meminta penjelasan ke seorang petugas. Mereka mempertanyakan alasan tidak bisa naik ke Padar siang itu.
Postingan itu kemudian mendapat reaksi banyak orang dan dibagikan ulang oleh beberapa pihak.
Kepala BTNK, Hendrikus Rani Siga membenarkan hal tersebut. Ia menuturkan, ada sebanyak 24 wisatawan yang dibawa speed Shiena ke Pulau Padar pada Sabtu siang dan sempat tertahan di pos.
Ia menuturkan, pihak agen perjalanan tersebut sebelumnya tidak membeli tiket untuk naik ke Padar.
Padahal, menurutnya, dengan membeli tiket lebih awal, agen perjalanan wisata bisa memantau jumlah kuota, jika sedang penuh, bisa memilih destinasi lain terlebih dahulu, sambil menunggu hari lain ke Pulau Padar.
"Mereka datang belum beli tiket. Saat mereka sampai, kuota memang sudah penuh," kata Hendrikus.
Ia menambahkan, 24 turis tersebut akhirnya diizinkan naik ke Padar setelah petugas memberikan penjelasan terkait kuota maksimal dan pengaturan di Pulau Padar kepada pihak agen perjalanan dan tour guide.
Masa adaptasi
Hendrikus menerangkan, BTNK memberikan kelonggaran kali ini karena penerapan kuota kunjungan masih dalam masa adaptasi.
Pihaknya bahkan untuk sementara memberikan tambahan 200 pengunjung per hari.
"Tapi ke depannya jangan sampai ini terjadi secara terus-menerus karena kebijakan dibuat untuk kebaikan bersama," kata dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang