Pengalaman Setor Sampah Kosmetik di Paragon Empties Station CSW Jakarta, Buat Limbah Jadi Bernilai

Paragon Empties Station, Pengalaman Setor Sampah Kosmetik di Paragon Empties Station CSW Jakarta, Buat Limbah Jadi Bernilai, Memulai dari kemasan kosmetik kosong di rumah, Interaksi langsung dengan mesin pintar, Dari limbah menjadi produk bernilai, Mendorong kebiasaan baru yang lebih bertanggung jawab

Di tengah lalu lalang penumpang dan padatnya aktivitas di halte Transjakarta CSW, Jakarta Selatan, perhatian sejenak tertuju pada sebuah mesin berdesain modern yang berdiri di sudut area. 

Sekilas, bentuknya menyerupai vending machine, tetapi fungsinya jauh berbeda. Di sinilah pengalaman menyetorkan sampah kosmetik dimulai, sebuah langkah kecil yang terasa lebih bermakna.

Paragon Empties Station hadir bukan hanya sebagai tempat membuang kemasan kosong, melainkan juga ruang belajar singkat tentang bagaimana limbah bisa dikelola dengan lebih bertanggung jawab.

Pengalaman setor sampah kosmetik di Paragon Empties Station CSW Jakarta

Memulai dari kemasan kosmetik kosong di rumah

Paragon Empties Station, Pengalaman Setor Sampah Kosmetik di Paragon Empties Station CSW Jakarta, Buat Limbah Jadi Bernilai, Memulai dari kemasan kosmetik kosong di rumah, Interaksi langsung dengan mesin pintar, Dari limbah menjadi produk bernilai, Mendorong kebiasaan baru yang lebih bertanggung jawab

Langkah menggunakan mesin Paragon Empties Station (PES), di Halte CSW, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).

Berdasarkan pengalaman Kompas.com, Selasa (7/4/2026), langkah ini dimulai dari hal sederhana, yaitu mengumpulkan kemasan makeup, skincare, atau bodycare yang sudah habis dipakai. 

Beberapa di antaranya bahkan sudah kedaluwarsa, sehingga perlu dibersihkan terlebih dahulu agar tidak meninggalkan residu.

Menariknya, tidak ada batasan merek. Kemasan dari berbagai brand, baik produk lokal maupun internasional, tetap bisa disetorkan selama materialnya sesuai.

Setibanya di lokasi, langkah berikutnya adalah mengunduh aplikasi PlasticPay. 

Setelah registrasi atau log in, proses berlanjut ke layar sentuh di mesin dengan menekan tombol “start now”, yang menjadi pintu awal interaksi dengan teknologi ini.

Interaksi langsung dengan mesin pintar

Paragon Empties Station, Pengalaman Setor Sampah Kosmetik di Paragon Empties Station CSW Jakarta, Buat Limbah Jadi Bernilai, Memulai dari kemasan kosmetik kosong di rumah, Interaksi langsung dengan mesin pintar, Dari limbah menjadi produk bernilai, Mendorong kebiasaan baru yang lebih bertanggung jawab

Langkah menggunakan mesin Paragon Empties Station (PES), di Halte CSW, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).

Proses penyetoran terasa seperti mengikuti instruksi digital yang sederhana, tetapi tetap membutuhkan ketelitian. Pengguna diminta memilih antara opsi “drop and earn points” atau “drop & go”.

Satu per satu kemasan dimasukkan ke dalam mesin. Posisi kemasan menjadi hal penting, logo harus menghadap ke atas agar sistem dapat memindai dengan benar. 

Pada beberapa kemasan berbentuk bulat atau licin, tangan perlu sedikit menahan agar tidak bergeser.

Momen paling menarik terjadi saat lampu indikator menyala. Warna hijau memberi rasa puas karena kemasan berhasil diterima.

Sementara itu, warna merah mengharuskan pengguna memperbaiki posisi atau bahkan mengambil kembali kemasan yang tidak sesuai.

Paragon Empties Station, Pengalaman Setor Sampah Kosmetik di Paragon Empties Station CSW Jakarta, Buat Limbah Jadi Bernilai, Memulai dari kemasan kosmetik kosong di rumah, Interaksi langsung dengan mesin pintar, Dari limbah menjadi produk bernilai, Mendorong kebiasaan baru yang lebih bertanggung jawab

Langkah menggunakan mesin Paragon Empties Station (PES), di Halte CSW, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).

Setelah semua kemasan dimasukkan, mesin secara otomatis menghitung jumlah empties. 

Proses ini terasa cepat, tapi tetap memberikan jeda refleksi singkat bahwa setiap kemasan yang dimasukkan memiliki potensi untuk tidak berakhir sebagai sampah yang mencemari lingkungan.

Bagi yang memilih mendapatkan poin, layar akan menampilkan barcode yang kemudian dipindai melalui aplikasi PlasticPay. 

Poin tersebut dapat dikumpulkan atau dicairkan ke e-wallet maupun rekening bank, menambah insentif kecil dalam kebiasaan baru ini.

Dari limbah menjadi produk bernilai

Paragon Empties Station, Pengalaman Setor Sampah Kosmetik di Paragon Empties Station CSW Jakarta, Buat Limbah Jadi Bernilai, Memulai dari kemasan kosmetik kosong di rumah, Interaksi langsung dengan mesin pintar, Dari limbah menjadi produk bernilai, Mendorong kebiasaan baru yang lebih bertanggung jawab

Langkah menggunakan mesin Paragon Empties Station (PES), di Halte CSW, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).

Yang membuat pengalaman ini terasa lebih bermakna adalah mengetahui ke mana sampah tersebut akan berakhir. 

Kemasan yang terkumpul tidak sekadar dikumpulkan, tetapi diolah menjadi produk baru seperti meja, bangku, hingga aksesori tas.

Paragon Empties Station merupakan smart drop box berbasis teknologi yang dikembangkan oleh ParagonCorp bersama PlasticPay. 

Paragon Empties Station, Pengalaman Setor Sampah Kosmetik di Paragon Empties Station CSW Jakarta, Buat Limbah Jadi Bernilai, Memulai dari kemasan kosmetik kosong di rumah, Interaksi langsung dengan mesin pintar, Dari limbah menjadi produk bernilai, Mendorong kebiasaan baru yang lebih bertanggung jawab

Langkah menggunakan mesin Paragon Empties Station (PES), di Halte CSW, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).

Fasilitas ini mampu menerima berbagai jenis kemasan kosong dari material plastik, kertas, kaca, hingga material campuran dari berbagai brand.

Lebih dari sekadar fasilitas, kehadiran mesin ini juga menjadi titik edukasi yang mengajak masyarakat memahami siklus pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

Mendorong kebiasaan baru yang lebih bertanggung jawab

Paragon Empties Station, Pengalaman Setor Sampah Kosmetik di Paragon Empties Station CSW Jakarta, Buat Limbah Jadi Bernilai, Memulai dari kemasan kosmetik kosong di rumah, Interaksi langsung dengan mesin pintar, Dari limbah menjadi produk bernilai, Mendorong kebiasaan baru yang lebih bertanggung jawab

Peluncuran Paragon Empties Station (PES), di Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).

Inisiatif ini juga melibatkan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan berbasis komunitas.

“Melalui Paragon Empties Station, kami ingin mengajak masyarakat untuk melihat bahwa setiap kemasan kosong memiliki potensi untuk dikelola kembali secara lebih bertanggung jawab,” jelas Head CSR ParagonCorp, Suci Hendrina dalam Peluncuran Paragon Empties Station (PES), di Jakarta Selatan

Ia berharap, masyarakat bisa membangun kebiasaan baru dengan menyetorkan kemasan produk kecantikan yang sudah habis demi bisa mengurangi limbah yang merugikan lingkungan.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin, menyoroti peningkatan konumsi produk perawatan diri, baik pada perempuan maupun laki-laki.

“Seiring meningkatnya konsumsi produk perawatan diri, jumlah kemasan juga terus bertambah. Karena itu, perlu didorong pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab, termasuk memastikan kemasan tidak berakhir sebagai sampah,” tambah dia.

Pengalaman ini pada akhirnya bukan sekadar aktivitas membuang kemasan kosong, tetapi menjadi pengingat bahwa perubahan besar bisa dimulai dari kebiasaan kecil, bahkan dari satu botol kosong yang dimasukkan ke dalam mesin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang