Heboh Renovasi Rumah Dinas Rp25 Miliar, Begini Penjelasan Gubernur Kaltim

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat

Renovasi rumah dinas (rumdin) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud senilai Rp25 miliar menimbulkan sorotan publik. Terkait hal itu, Rudy Mas'ud buka suara. 

Dia menjelaskan, anggaran Rp25 miliar itu tidak hanya digunakan untuk merenovasi rumah dinas Gubernur Kaltim. Tapi juga rumah dinas wakil gubernur hingga fasilitas pendukung seperti pendopo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses penganggaran juga dilakukan langsung oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

"Jadi intinya kalau Rp25 miliar itu tidak hanya untuk rumah gubernur saja, tapi juga wakil gubernur dan pendopo-pendopo yang ada di situ, karena ada guest house-nya," kata Rudy kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, dikutip Rabu, 8 April 2026.

Rudy menjelaskan, rumah dinas tersebut sudah tidak ditempati selama lebih dari 10 tahun. Proses renovasi rumah dinas pun sudah rampung.

"Rumah dinasnya memang sudah ada ya, sudah sekian lama. Rumah dinasnya kita benahin ya. Mulai banyak sekali yang tidak ada ya, mulai dari elektroniknya tidak ada, toiletnya banyak yang harus dibenahin, lampu-lampunya dan sebagainya, termasuk televisi-televisinya, sofa-sofanya enggak layak," ucap dia.

"Kita baikin kembali untuk menerima seluruh kegiatan-kegiatan pemerintahan Provinsi Kalimantan Timur," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Rudy menyebut dirinya memilih tinggal di rumah dinas karena lebih efisien dan dekat dengan Kantor Gubernur.

"Saya tinggalnya di rumah dinas. Di Kalimantan Timur, kami tinggalnya, stay-nya di rumah dinas. Karena kantornya di samping, jadi kami jalan aja," pungkas Rudy.