Debut Manis Kara Bajema, Bawa Jakarta Electric Menang atas Megawati dkk
Tim bola voli putri Jakarta Electric PLN berhasil menorehkan hasil impresif pada pembukaan babak Final Four Proliga 2026.
Dalam laga yang berlangsung sengit, tim asuhan Chamnan Dokmai ini menjadi tim pertama yang meraih kemenangan di putaran ini.
Kemenangan tersebut tak lepas dari performa luar biasa spiker baru asal Amerika Serikat, Kara Bajema, yang langsung memberikan dampak signifikan pada penampilan perdana tim di fase krusial ini.
Penampilan perdana Kara Bajema di GOR Jawapos Arena, Surabaya, Kamis (2/4/2026), menjadi kunci sukses tim biru dalam meredam perlawanan juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro.
Meskipun baru tiba di Indonesia beberapa hari sebelum pertandingan, pemain bertinggi badan 188 cm tersebut langsung menjadi motor serangan utama.
Ketajamannya di depan net berhasil mengimbangi agresivitas sang rival yang diperkuat oleh bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi.
Kemenangan Jakarta Electric PLN diraih dengan penuh perjuangan melalui drama lima set yang melelahkan.
Mereka akhirnya menyudahi perlawanan Jakarta Pertamina Enduro dengan skor tipis 3-2 (15-25, 25-22, 25-23, 21-25, 15-11).
Hasil ini terasa sangat spesial bagi Neriman Ozsoy dan kawan-kawan karena merupakan kemenangan pertama mereka atas tim Pertamina Enduro pada musim ini.
Sebelumnya, di babak reguler, Electric PLN selalu tak berkutik dan menelan kekalahan dalam dua pertemuan awal.
Pada putaran pertama, mereka kalah tipis 2-3, sementara di putaran kedua, kekalahan lebih telak dialami dengan skor langsung tiga set tanpa balas.
Keberhasilan "pecah telur" di Final Four ini tentu menjadi suntikan motivasi besar untuk kembali memburu gelar juara yang terakhir kali mereka rasakan pada Proliga 2024.
Faktor Kesalahan Lawan dan Reuni di Lapangan
Selebrasi tim voli putri Jakarta Electric PLN Mobile usai memastikan diri lolos ke final four Proliga 2026.
Jika menilik statistik perolehan poin, Pertamina Enduro sebenarnya memiliki kolektivitas serangan yang lebih tajam melalui trio Irina Voronkova (33 poin), Wilma Salas (22 poin), dan Megawati Hangestri Pertiwi (22 poin) dengan total 77 angka.
Sementara itu, trisula maut Electric PLN yang diisi Neriman Ozsoy, Kara Bajema, dan Ersandrina Salsabila hanya mengumpulkan 64 poin.
Namun, faktor pembeda dalam laga ini adalah tingkat kesalahan di lapangan.
Pertamina Enduro tercatat melakukan 30 kesalahan yang memberikan poin cuma-cuma bagi lawan, sedangkan Electric PLN hanya membuat 19 kesalahan.
Momen menarik terjadi pada set kelima saat sebuah spike keras dari Bajema mengenai bahu Megawati, yang tak lain adalah mantan rekan setimnya saat menjuarai Proliga musim lalu bersama Jakarta BIN.
Kesan Kara Bajema dalam Laga Debut
Meski mengaku masih merasakan kelelahan akibat perjalanan jauh, Bajema merasa puas bisa langsung memberikan kemenangan dengan torehan 25 poin.
Ia juga memuji kualitas permainan lawan yang sempat membuat timnya kesulitan di awal laga.
"Saya sedikit lelah tetapi merasa sangat baik," kata Bajema setelah pertandingan.
"Mereka bermain sangat bagus. Saya rasa kami juga bermain sangat bagus di beberapa momen."
"Kami menyukai hasil ini tetapi kami sedang belajar dan berkembang bersama, jadi tidak apa-apa," ujar Bajema lagi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang