Top 6+ Makanan Kesukaan Habibie dan Ainun, Ternyata Sederhana dan Rumahan Banget!

Habibie dan Ainun
Habibie dan Ainun

 Sosok B.J. Habibie dan istrinya, Hasri Ainun Besari, selama ini dikenal tidak hanya karena kecerdasan dan kisah cintanya yang menginspirasi, tetapi juga gaya hidupnya yang sederhana. Di balik kiprah besar Habibie sebagai tokoh nasional, kehidupan sehari-hari pasangan ini jauh dari kemewahan, termasuk dalam urusan makanan.

Keduanya lebih menyukai hidangan rumahan yang hangat, sederhana, dan penuh cita rasa khas Nusantara. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesederhanaan tersebut tercermin dari menu favorit mereka yang didominasi oleh masakan tradisional Indonesia. Bahkan, hidangan sehari-hari yang disantap tidak jauh dari sayur lodeh, lauk tempe, hingga nasi liwet. Menu-menu ini kini dapat kembali dinikmati oleh publik saat berkunjung ke Wisma Habibie Ainun, menghadirkan pengalaman kuliner yang sarat nilai nostalgia.

"Bapak Habibie dan Ibu Ainun itu kalau makan sederhana banget, sehari-hari ya makan sayur lodeh itu. Ada juga tahu, tempe, itu wajib ada di atas meja," kata Satiyah, Asisten Rumah Tangga di Wisma Habibie Ainun, saat ditemui dalam acara bersama Plataran Catering Services, di Jakarta, Senin 30 Maret 2026.

Makanan-makanan kesukaan Habibie dan Ainun kini bisa dinikmati oleh banyak orang saat berkunjung ke Wisma Habibie Ainun. Ini merupakan kolaborasi dengan Plataran Catering Service yang ingin menghadirkan lagi kehangatan di dalam rumah Habibie dan Ainun.

Berikut enam makanan kesukaan Habibie dan Ainun yang terkenal sederhana namun menggugah selera:

1. Sayur Lodeh Kenangan Ainun

Hidangan berkuah santan ini menjadi menu andalan sehari-hari. Terbuat dari labu siam, terong, kacang panjang, kol, melinjo, dan jagung, sayur lodeh menghadirkan rasa gurih yang lembut sekaligus menenangkan. Kombinasi kuah dan rempah sederhana menjadikannya menu khas rumahan yang sulit tergantikan.

Kuah Sayur Lodeh ini berbeda dari yang lainnya karena tidak dibuat menggunakan santan, melainkan air kelapa dan krimer yang menghasilkan rasa gurih maksimal.

2. Ayam Semur Si Gula Jawa

Ayam goreng tepung yang dimasak kembali dengan kecap manis, kayu manis, daun jeruk, bunga lawang, dan lengkuas ini menghadirkan rasa manis gurih yang khas. Aroma rempahnya memberikan kehangatan, menjadikan hidangan ini favorit untuk santap keluarga.

3. Sate Domba Gulai Kota Kembang

Berbeda dari sate biasa, hidangan ini mengolah daging domba panggang dengan bumbu gulai kaya rempah seperti cabai, serai, kunyit, kapulaga, bunga lawang, dan kemiri, serta sentuhan susu. Rasanya lebih creamy dan berlapis, namun tetap terasa akrab di lidah.

4. Iga Sapi Saus Soto Betawi Andalan Satiyah

Iga sapi yang dimasak hingga empuk ini dipadukan dengan bumbu khas soto Betawi seperti bawang merah, bawang putih, serai, kemiri, lengkuas, daun jeruk, dan santan. Kuahnya kental dan gurih, mencerminkan kekayaan rasa masakan Betawi.

Satiyah sendiri merupakan nama asisten rumah tangga di kediaman Habibie dan Ainun yang sejak lama sudah memasak untuk keluarga tersebut.

5. Nasi Liwet Manunggal

Sebagai pelengkap utama, nasi liwet menjadi pilihan yang tak terpisahkan. Dimasak dengan santan, serai, bawang merah, daun salam, dan cabai, nasi ini memiliki aroma harum dan rasa gurih yang khas, cocok disantap bersama berbagai lauk sederhana.

6. Strudel Apel Pelukan Jerman

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai sentuhan penutup, hidangan ini merefleksikan jejak kehidupan Habibie di Jerman. Strudel apel dipadukan dengan kacang merah, kayu manis, balutan pancake, serta remahan teng-teng, disajikan bersama es krim karamel asin. Perpaduan budaya ini menghadirkan rasa unik antara Barat dan Nusantara.

Keenam hidangan tersebut menunjukkan bahwa kesederhanaan justru menjadi kunci kehangatan dalam kehidupan Habibie dan Ainun. Melalui menu-menu ini, publik tidak hanya diajak menikmati cita rasa kuliner, tetapi juga memahami nilai kehidupan yang mereka pegang: sederhana, hangat, dan penuh makna.