Cara Berbeda Menikmati Kopi, Tren Hands-on Experience Kian Digemari
Jika dulu secangkir kopi cukup dinikmati sebagai rutinitas, kini menjelma menjadi pengalaman yang lebih personal, penuh eksplorasi, dan sarat makna.
Perubahan ini terasa jelas di Surabaya, Jawa Timur yang semakin banyak penikmat kopi tidak lagi sekadar membeli, tetapi ingin memahami proses di balik setiap tegukan.
Fenomena ini tidak lepas dari pengaruh tradisi kopi Italia yang telah lama dikenal kuat dan khas. Di Italia, kopi adalah bagian dari ritme hidup espresso yang cepat, aromatik, dan sederhana, namun tetap memiliki kedalaman rasa.
Tradisi tersebut kini perlahan beresonansi di Indonesia, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap pengalaman meracik kopi secara mandiri.
Dalam beberapa tahun terakhir, tren menyeduh kopi di rumah berkembang pesat. Tidak hanya demi efisiensi, tetapi juga karena adanya kepuasan tersendiri saat meracik kopi sesuai selera.
Mulai dari memilih biji, menentukan tingkat gilingan, hingga memahami teknik ekstraksi. Dimana semuanya menjadi bagian dari perjalanan yang memberi nilai lebih bagi penikmat kopi.
Aktivitas ini bahkan menjadi semacam ritual baru yang menghadirkan pengalaman berbeda di setiap prosesnya.
Melihat perubahan tersebut, muncul pendekatan baru dalam dunia ritel kopi yang tidak lagi berfokus pada produk semata, melainkan pengalaman menyeluruh.
Menurut pakar kuliner, David Kristianto, S.E., M.M., mengatakan pergeseran ini menjadi kunci dalam memahami perilaku konsumen saat ini.
“Konsep yang dibawa merupakan transformasi strategi ritel dari product oriented menjadi experience oriented, cocok dengan perkembangan perilaku konsumen kopi di Surabaya," ujar dosen yang biasa disapa David kepada Kompas.com.
"Konsep ini juga menunjukkan integrasi antara marketing experience dan consumer education,” imbuhnya.
Ruang eksplorasi, ketika kopi bisa dipelajari
Perubahan cara pandang ini melahirkan ruang-ruang baru yang tidak hanya menjual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk terlibat langsung. Salah satu contohnya De’Longhi yang hadir di Galaxy Mall Surabaya, menjadi tempat bertemunya edukasi dan pengalaman kopi.
Di ruang seperti ini, pengunjung tidak lagi sekadar melihat mesin atau produk kopi di etalase. Mereka dapat mencoba langsung, merasakan proses brewing, hingga mencicipi hasil racikan mereka sendiri.
“Adanya tempat untuk eksplorasi memungkinkan para penikmat kopi memproses langsung kopinya (hands on experience), yang terbukti efektif dalam meningkatkan perceived value, kepercayaan, serta niat pembelian, khususnya pada produk dengan tingkat kompleksitas seperti mesin kopi,” tutur pakar kuliner yang juga menjadi dosen Hotel Management, dan Culinary Business Management Universitas Kristen Petra.
Sehingga membuka akses bagi siapa saja, baik pemula maupun penikmat kopi berpengalaman untuk memahami kopi dari sisi yang lebih dalam. Tidak ada lagi jarak antara produk dan pengguna, karena pengalaman menjadi jembatan utama.
Mencicipi teknologi dan memahami rasa
Sejalan dengan itu, pendekatan serupa juga disampaikan oleh pihak industri. Menurut Martino Arlandi Sales and Marketing Manager Indonesia De'Longhi, konsumen saat ini membutuhkan interaksi langsung sebelum mengambil keputusan.
Suasana De'Longhi yang menjadi tren serasa menyeduh kopi di rumah yang tidak hanya demi efisiensi, tetapi juga karena adanya kepuasan tersendiri saat meracik sesuai selera yang ada di Galaxy Mall Surabaya, Jawa Timur.
“Dari pengalaman kami belajar bahwa konsumen saat ini butuh lebih dari sekadar melihat barang di etalase. Apalagi untuk mesin kopi, mereka ingin coba tekan tombolnya, lihat proses brewing-nya, dan cicipi hasilnya langsung,” ujar pria yang biasa disapa Martino itu.
Pengalaman tersebut tidak hanya mengenalkan rasa, tetapi juga memperlihatkan bagaimana teknologi berperan dalam mempermudah proses.
Mesin kopi yang dirancang compact dan mudah digunakan menjadi solusi bagi mereka yang ingin menghadirkan cita rasa kafe di rumah.
“Ruang eksplorasi inilah yang kami bawa ke Surabaya. Kami ingin masyarakat Surabaya dan sekitarnya bisa membuktikan sendiri kemudahan inovasi kopi khas Italia di rumah mereka,” pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang