Viral Cosplay Dedi Mulyadi, Ajang SDM Dapat Apresiasi Sekaligus Pesan Menohok
Konten kreator bernama Ajang menjadi sorotan di media sosial setelah videonya yang menirukan gaya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, viral dan ditonton jutaan kali.
Ajang dikenal aktif melakukan cosplay, mulai dari cara berpakaian hingga gestur yang menyerupai Dedi Mulyadi.
Melalui akun TikTok @ajangsdmreal, ia rutin membagikan aktivitasnya berkeliling ke berbagai lokasi, seperti jembatan, jalan raya, hingga kawasan wisata.
Dalam salah satu video yang viral, Ajang terlihat menyapa warga dan berfoto bersama mereka di sebuah jembatan.
Video lain menunjukkan dirinya memberikan pesan kepada masyarakat untuk menjaga fasilitas umum, mirip dengan gaya komunikasi Dedi Mulyadi.
Fenomena ini memunculkan perhatian publik karena dinilai unik sekaligus menghibur. Salah satu videonya bahkan telah ditonton lebih dari 3 juta kali.
Bagaimana respons Dedi Mulyadi?
Menanggapi viralnya Ajang, Dedi Mulyadi memberikan respons positif sekaligus apresiasi. Ia mengaku berterima kasih kepada Ajang yang telah menjadikan gaya berpakaian dan aktivitasnya sebagai inspirasi konten.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Kang Ajang, setiap hari berpakaian mirip seperti saya. Terima kasih sudah menjadikan pakaian saya bagian dari pakaian Bapak," ucap Dedi Mulyadi dalam video di akun media sosialnya, Jumat (27/3/2026).
Dedi juga mengungkapkan bahwa dirinya mengetahui aktivitas Ajang yang sering berkeliling ke berbagai daerah.
"Kang Ajang ini sering sekali berkeliling di desa, jalan raya, daerah-daerah wisata, produksi pembangunan seperti jalan, jembatan, area wisata, kawasan rest area, dan sejenisnya," ujarnya.
Apa pesan yang disampaikan Dedi Mulyadi?
Meski mengapresiasi kreativitas Ajang, Dedi Mulyadi menekankan pentingnya kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia berharap aktivitas yang dilakukan tidak hanya sebatas meniru penampilan, tetapi juga menghasilkan nilai produktif.
"Saya harapkan, bukan hanya pakaiannya yang harus sama bila ingin mendukung saya, tetapi juga terus bekerja melakukan produksi yang bisa dilihat oleh masyarakat," kata Dedi.
Ia memberikan contoh berbagai profesi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Misalnya, menjadi petani, nelayan, pengusaha, karyawan industri, apa pun jenis pekerjaannya yang memiliki nilai produksi dan bisa dirasakan manfaatnya bagi kepentingan masyarakat," sambungnya.
Mengapa produktivitas menjadi penting?
Menurut Dedi Mulyadi, pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat yang kreatif dan inovatif.
"Apabila ingin Jawa Barat istimewa, hanya bisa diwujudkan dengan rakyat yang kreatif dan inovatif, tidak suka meminta. Ini yang saya inginkan," tuturnya.
Pesan ini menegaskan bahwa kreativitas di era digital sebaiknya tidak berhenti pada konten hiburan semata, tetapi juga diarahkan pada aktivitas yang memberikan dampak nyata.
Dedi Mulyadi pun berharap Ajang dapat terus berkembang dengan menambah nilai produktif dalam aktivitasnya.
"Semoga Kang Ajang, ke depan, bisa terus memiliki produksi yang bisa dilihat oleh warga Jawa Barat. Itu adalah kontribusi bagi pembangunan Jawa Barat," katanya.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Reaksi Dedi Mulyadi Lihat Ajang yang Cosplay Mirip Dirinya, Harapkan Produktif Bekerja.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang