Pesan Menohok Ayah Josepha Alexandra Usai Putrinya Diperlakukan Tak Adil dalam Lomba Cerdas Cermat MPR
Peristiwa yang terjadi dalam sebuah kompetisi pelajar belakangan ramai menjadi perhatian publik di media sosial. Tidak hanya aksi peserta yang menuai sorotan, respons keluarga terhadap kejadian tersebut juga ikut mendapat perhatian luas dari masyarakat.
Nama Josepha Alexandra atau yang akrab disapa Ocha menjadi perbincangan setelah keberaniannya menyampaikan protes dalam ajang Lomba Cerdas Cermat MPR 4 Pilar viral di berbagai platform digital. Banyak warganet menilai siswi SMAN 1 Pontianak itu menunjukkan sikap kritis dan berani menyuarakan apa yang dianggapnya benar di tengah situasi kompetisi.
Di tengah ramainya perbincangan tersebut, pesan sang ayah, Andre Kuncoro, justru ikut menyita perhatian publik. Andre menegaskan bahwa kemenangan bukanlah hal utama dalam sebuah perlombaan. Menurutnya, nilai sportivitas dan proses jauh lebih penting dibanding sekadar hasil akhir.
“Besar sekali hikmah dari kejadian ini. Publik masyarakat Indonesia tidak hanya dipertontonkan acara lomba tapi bagaimana seorang anak kecil dengan gagah berani dengan ketidakberdayaannya berani menyuarakan keadilan dan kebenaran,” ungkap Andre yang dikutip dari Instagram @kalbaronline pada Minggu, 17 Mei 2026.
Ia juga menambahkan bahwa peristiwa tersebut menjadi pengingat penting tentang arti sportivitas dalam sebuah kompetisi.
“Menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa dalam lomba itu sportivitas memang harus dijunjung tinggi,” ujarnya.
“Menang atau kalah itu biasa itu hanya bonus, tapi yang lebih penting adalah prosesnya,” sambung Andre.
Pernyataan Andre tersebut mendapat banyak respons positif dari masyarakat. Tidak sedikit warganet yang menilai cara berpikir dan cara berbicaranya turut membentuk karakter Ocha menjadi sosok yang percaya diri dan kritis.
Sebelumnya, video aksi protes Ocha dalam lomba cerdas cermat sempat viral di media sosial. Banyak netizen menilai keberanian siswi tersebut jarang dimiliki peserta lain, terlebih dilakukan di tengah situasi yang penuh tekanan dan disaksikan banyak orang.
Di balik sosoknya yang kini ramai diperbincangkan, Ocha ternyata dikenal sebagai anak yang gemar belajar sejak kecil. Hal itu diungkap Andre saat menjemput putrinya sepulang dari Jakarta di Bandara Supadio pada Kamis, 14 Mei 2026.
Menurut Andre, putrinya lebih sering menghabiskan waktu di rumah dibanding bermain di luar. Ia menyebut Ocha kerap belajar menggunakan laptop di kamar hingga membuat orang tuanya khawatir.
“Ocha hobinya itu di depan laptop belajar. Kadang kita orang tua juga khawatir ini anak nggak stres kah,” ujar Andre.
Meski begitu, ia mengaku kebiasaan tersebut memang sudah menjadi bagian dari keseharian putrinya sejak lama.
“Ocha suka memang ini belajar memang hobinya itu,” lanjutnya.
Tak hanya dikenal rajin belajar, Ocha ternyata sudah memiliki cita-cita besar sejak kecil. Andre mengungkap bahwa putrinya pernah ingin menjadi seorang dosen.
“Pas kecil si Oca ingin jadi dosen,” katanya.