Dedi Mulyadi Hidupkan Tradisi, Gelar Festival Budaya Nyuhun Buhun di Lembur Pakuan 9–12 April 2026

Lembur Pakuan, Dedi Mulyadi, Festival Nyuhun Buhun, Dedi Mulyadi Hidupkan Tradisi, Gelar Festival Budaya Nyuhun Buhun di Lembur Pakuan 9–12 April 2026

 Lembur Pakuan kembali bersiap menjadi pusat perhatian warga Jawa Barat pada akhir pekan ini. Kawasan yang merupakan kediaman Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, tersebut akan menggelar festival budaya bertajuk Nyuhun Buhun.

Perhelatan ini tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni tradisional, tetapi juga memadukan kegiatan sosial sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya Sunda.

Lembur Pakuan sendiri dikenal bukan sekadar rumah pribadi, melainkan simbol filosofi budaya Sunda yang kini berkembang menjadi ruang publik untuk pengaduan warga, edukasi, hingga destinasi wisata.

Mengapa Lembur Pakuan menjadi pusat kegiatan budaya?

Dedi Mulyadi menjadikan Lembur Pakuan sebagai balai pertemuan dan pusat kesenian yang terbuka bagi masyarakat.

Tempat ini dirancang untuk menjaga dan menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal Sunda di tengah perkembangan zaman.

Festival bertajuk Nyuhun Buhun memiliki makna mendalam. Dalam Bahasa Sunda, Nyuhun Buhun berarti menghormati leluhur.

Secara filosofis, konsep ini mencerminkan sikap menjaga, merawat, serta mengamalkan nilai-nilai adat istiadat dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

Apa saja rangkaian acara dalam festival ini?

Lembur Pakuan, Dedi Mulyadi, Festival Nyuhun Buhun, Dedi Mulyadi Hidupkan Tradisi, Gelar Festival Budaya Nyuhun Buhun di Lembur Pakuan 9–12 April 2026

Warga Ngabuburit di Taman Bunisora Lembur Pakuan Subang ( FOTO : Kompas.com /Ahya Nurdin)

Festival Nyuhun Buhun akan digelar selama empat hari berturut-turut dengan beragam agenda seni dan sosial. Berikut rangkaian kegiatan yang telah dijadwalkan:

1. Mantun dan Gemyung

Digelar pada Kamis, 9 April 2026 pukul 16.00 WIB di Kuta Jaga Rasa. Pertunjukan ini menghadirkan pantun buhun dan gembyung oleh Mang Ayi Rajah.

2. Eling ka Indung

Dilaksanakan pada Jumat, 10 April 2026 pukul 20.00 WIB di Bale Pamanah Rasa. Kegiatan ini mengangkat nilai penghormatan terhadap ibu sebagai bagian penting dalam budaya Sunda.

3. Ngarak Budak Sunat

Digelar pada Sabtu, 11 April 2026 pukul 14.00 WIB dengan rute dari Sawa Lega menuju Taman Bunisora. Kegiatan ini akan diramaikan berbagai pertunjukan seni daerah, di antaranya:

  • Tari Bali
  • Rengkong Sukabumi
  • Genye Purwakarta
  • Bebegig Ciamis
  • Kuda Renggong Sumedang
  • Sisingaan Subang
  • Seni Lais
  • Gamelan dan tari Cirebonan.

4. Pagelaran dua dalang

Masih di hari yang sama, Sabtu malam pukul 20.00 WIB di Taman Sari Pohaci, akan digelar pertunjukan wayang oleh Dalang Irwana PRG Sunandar dan Dalang Imam Rohendi Purwa, dengan bintang tamu Oni SOS dan Ohang.

5. Sunatan massal

Sebagai bentuk kepedulian sosial, acara ditutup dengan sunatan massal pada Minggu, 12 April 2026 pukul 06.00 WIB di Bale Kapeurih. Kegiatan ini ditujukan bagi ratusan anak dari keluarga kurang mampu.

Festival Nyuhun Buhun tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya dan aksi kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk lebih mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya Sunda.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Siap-siap ke Rumah Dedi Mulyadi, Lembur Pakuan akan Gelar Festival Budaya hingga Sunatan Massal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang