Viral Ambulans Puskesmas di Gowa Dipakai Angkut Motor, Bupati Beri Pesan Menohok!
Bukannya mengangkut pasien yang membutuhkan layanan kesehatan cepat, mobil ambulans milik Puskesmas Bontolempangan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, kepergok digunakan mengangkut sepeda motor dan barang-barang elektronik – yang jelas-jelas tidak sesuai peruntukan.
Dalam video berdurasi satu menit memperlihatkan tiga pria menurunkan barang-barang elektronik dari ambulans, termasuk motor. Sembari bercanda, pria tersebut terus merekam motor diturunkan dari mobil ambulans sambil berkata: "Motornya sakit, makanya naik ambulans," ujar si perekam video.
Sontak, rekaman video itu viral, beredar luas di berbagai platform dan menuai respons negatif warganet, yang menilai tindakan itu melecehkan fungsi kendaraan darurat.
Di kolom komentar, warganet mempertanyakan bagaimana kendaraan milik pemerintah bisa digunakan untuk kepentingan pribadi tanpa pengawasan. "Wajar mereka dapat sanksi karena melanggar" tulis salah satu pengguna Facebook dilansir VIVA Sulawesi.
Terpisah, sopir ambulans bernama Faisal telah menyampaikan klarifikasi atas video viral membawa sepeda motor dan televisi di dalam mobil ambulans. Ia mengaku perbuatan itu tidak disengaja, melainkan murni menolong orang.
"Kenapa bisa saya muat (motor) karena mendapati di jalan dalam keadaan rusak, motor itu mogok di tengah jalan. Jadi, pemiliknya yang minta tolong, Niat saya membantu masyarakat, bukan dibilang saya punya urusan lain-lain," ujarnya
Kejadian tersebut terjadi pada Kamis, 16 Oktober 2025 di Kawasan Dataran Tinggi Kabupaten Gowa, dia melihat motor mogok. Di saat bersamaan sedang perjalanan menuju Kota Makassar untuk servis rutin kendaraan ambulans Puskesmas Botolempangan.
Sedangkan televisi yang dalam video itu milik Puskesmas, bukan punya pemilik motor. Sedangkan video yang direkam lalu viral, sebenarnya untuk konten bahan candaan, namun menjadi konsumsi negatif warganet.
"Saya sudah salah, menggunakan ambulans tidak sesuai aturan. Saya juga sudah buat surat pernyataan tidak akan mengulangi. Kalau saya mengulangi, saya siap menerima sanksi, bisa juga dipecat. Yang merekam video itu juga sudah minta maaf," tegasnya
Reaksi Bupati Gowa
Bupati Gowa Husniah Talenrang menyikapi video viral mobil ambulans digunakan mengangkut sepeda motor yang tidak sesuai dengan peruntukannya di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
"Terkait mobil ambulans itu tidak sesuai dengan peruntukannya, saya rasa ambulans itu seharusnya untuk mengangkut orang sakit/pasien atau yang lain-lain yang sifatnya kedaruratan di bidang kesehatan," kata bupati kepada wartawan seusai mengikuti rapat paripurna di Kantor DPRD Gowa, Selasa, 21 Oktober 2025.
Mobil ambulans tersebut menyalahi peruntukannya mengangkut sepeda motor awalnya tidak terdaftar di data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Gowa, tetapi belakangan diketahui milik Puskesmas Botolempangan, Gowa.
Bupati menegaskan penggunaan mobil ambulans tentunya untuk keperluan kedaruratan medis membawa pasien yang sakit agar mendapat perawatan intensif di fasilitas kesehatan, bukan malah mengangkut barang-barang seperti sepeda motor, itu sudah dipastikan pelanggaran.
"Di luar dari itu (mengangkut pasien) berarti itu tidak sesuai dan bentuk pelanggaran yang tentu menjadi perhatian pemerintah, akan kita tegur. Kita upayakan semuanya tidak terulang kembali," katanya merespons.
Atas peristiwa tersebut menjadi pelajaran serius Pemkab Gowa agar lebih ketat melakukan pengawasan serta disiplin penggunaan kendaraan dinas sesuai peruntukannya, apalagi kendaraan ini sangat penting digunakan membantu orang sakit.