Ophan Lamara Ungkap Strategi John Herdman: Andalkan Speed dan Power, Tetap Pakai 3-4-3
Pengamat sepak bola Ophan Lamara membongkar strategi yang kemungkinan akan diterapkan pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, pada ajang FIFA Series 2026. Menurut Ophan, Herdman tidak akan banyak mengubah fondasi permainan tim, namun akan menambahkan kekuatan pada aspek kecepatan dan fisik permainan.
Laga FIFA Series kali ini menjadi momen yang sangat menarik karena merupakan debut John Herdman bersama Timnas Indonesia. Debut seorang pelatih selalu menghadirkan rasa penasaran, tidak hanya bagi pelatih itu sendiri, tetapi juga bagi pemain dan pencinta sepak bola Indonesia.
Ophan menilai peluang Timnas Indonesia di FIFA Series cukup besar. Selain karena lawan di pertandingan pertama dinilai tidak lebih kuat, skuad yang dipanggil kali ini juga disebut sebagai materi pemain terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.
“Iya, ini jadi debut buat John Herdman. Tentu setiap partai debut bagi setiap pelatih membuat tidak hanya penasaran bagi pelatih, bagi pemain, tapi juga segenap pencinta sepak bola Indonesia,” kata Ophan dalam wawawncara Kabar Siang tvone, Rabu 25 Maret 2026.
Pengamat Sepak Bola, Ophan Lamara
Ia juga menilai Herdman cukup berani karena memarkir beberapa pemain yang selama ini menjadi langganan Timnas, sekaligus memanggil kembali Elkan Baggott dan memberikan kesempatan kepada Ramadhan Sananta di lini depan.
Selain itu, komposisi pemain inti disebut tidak akan banyak berubah, terutama di sektor penjaga gawang, lini belakang, hingga lini depan yang masih diisi nama-nama yang selama ini menjadi tulang punggung tim.
Andalkan Speed dan Power
Dari sisi strategi, Ophan menilai John Herdman akan mengandalkan gaya bermain cepat dan kuat, khas sepak bola yang dipengaruhi pengalaman kepelatihannya di Inggris.
“John Herdman berkarier di Inggris. Dia akan mengandalkan kecepatan, power, kemudian speed and power,” ujar Ophan.
Menurutnya, Herdman juga tidak akan langsung melakukan perubahan drastis, terutama dari segi formasi. Ia memprediksi Timnas Indonesia masih akan menggunakan formasi 3-4-3 yang selama ini digunakan pada era pelatih sebelumnya.
“Sepertinya akan tetap di 3-4-3. Kemudian akan tetap menempatkan pemain-pemain yang selama ini sudah menjadi pilihan utama,” jelasnya.
Namun, ada satu hal yang masih menjadi tanda tanya, yakni apakah Elkan Baggott akan langsung dimainkan sejak menit awal. Jika itu terjadi, maka kemungkinan akan ada perubahan di lini belakang.
“Jika Elkan dimainkan, kemungkinan dia akan diduetkan dengan Jordi Amat, dan Rizky Ridho sepertinya akan dicadangkan,” kata Ophan.
Tantangan Terbesar Herdman
Ophan juga menjelaskan bahwa tantangan terbesar Herdman dalam debutnya adalah proses adaptasi. Pasalnya, Herdman belum pernah berkiprah di sepak bola Indonesia sebelumnya.
Selain itu, Herdman juga masih harus melanjutkan fondasi tim yang sudah dibangun oleh dua pelatih sebelumnya, sehingga dalam waktu dekat kemungkinan belum akan ada perubahan besar dalam permainan Timnas Indonesia.
“Oleh karena itu saya rasa Herdman akan menggunakan FIFA Series ini untuk menganalisis sepenuhnya bagaimana bentuk permainan kita, untuk kemudian nanti melakukan evaluasi total pemain dan permainan tim,” ujar Ophan.
Sebelumnya diberitakan, menjelang laga pembuka FIFA Series kontra St Kitts and Nevis pada Jumat, 27 Maret 2026, Timnas Indonesia mulai menggenjot latihan mereka, terutama di Stadion Madya Senayan pada Selasa 24 Maret 2026.
Dalam sesi latihan tersebut baru 15 pemain yang hadir, termasuk Elkan Baggott, Ole Romeny, dan Sandy Walsh yang sudah mengikuti menu latihan, namun masih ada sembilan pemain yang belum bergabung karena masih memperkuat klub di Eropa dan dijadwalkan segera menyusul bergabung dengan tim.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan fokus utama tim saat ini adalah membentuk identitas baru tim serta memahami karakter permainan lawan yang memiliki kecepatan dalam transisi dan serangan balik.
“Jadi, kami belum tahu apa yang akan terjadi. Dari analisis, mereka punya karakter permainan transisi, kuat, cepat, dan sangat direct. Jadi kami harus siap menghadapi serangan balik. Para pemain kami akan siap untuk itu. Tapi karena ini pelatih baru, kami harus fokus pada diri kami sendiri, identitas tim kami, identitas yang baru,” ” kata Herdman.
Indonesia akan menghadapi St Kitts and Nevis pada laga perdana FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27 Maret. Jika berhasil menang, Indonesia akan melaju ke final dan menghadapi pemenang laga antara Bulgaria melawan Kepulauan Solomon.