Pedro Acosta Ungkap Strategi Pedrosa yang Jadi Kunci Podium MotoGP Portugal

Pembalap MotoGP, Pedro Acosta
Pembalap MotoGP, Pedro Acosta

 Pembalap muda berbakat asal Spanyol, Pedro Acosta, kembali mencuri perhatian di ajang MotoGP 2025 setelah sukses finis di podium pada seri Grand Prix Portugal. Namun menariknya, Acosta tidak hanya menyoroti performanya sendiri.

Ia justru memberikan pujian khusus kepada legenda MotoGP, Dani Pedrosa, yang kini berperan sebagai test rider sekaligus mentor di tim Red Bull KTM Factory Racing.

Pembalap MotoGP, Pedro Acosta

Balapan di Sirkuit Algarve, Portimao, berlangsung sengit sejak lap pertama. Acosta yang start dari barisan depan tampil agresif dan sempat bersaing ketat dengan Alex Marquez dan Pecco Bagnaia. Setelah 25 lap yang melelahkan, pembalap berusia 20 tahun itu berhasil finis di posisi ketiga, meraih podium penting yang menegaskan statusnya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di MotoGP.

Menariknya, sehari sebelum balapan utama, Acosta juga hampir menjuarai Sprint Race, di mana ia hanya tertinggal 0,120 detik dari Alex Marquez di garis finis. Hasil itu memperlihatkan peningkatan signifikan dalam performanya sejak debut di kelas premier bersama KTM.

Dalam wawancara usai balapan, Acosta secara terbuka menyebut bahwa keberhasilannya tidak lepas dari pengaruh Dani Pedrosa. Ia mengaku banyak belajar dari sang legenda, baik soal teknik berkendara, manajemen balapan, maupun strategi menghadapi tekanan di lintasan.

“Ya, maksud saya Dani punya banyak pengalaman dan kami baru saja membicarakan balapan kemarin dan mencoba mengelolanya dengan cara yang berbeda,” kata Acosta, dikutip VIVA dari Crash Selasa, 11 November 2025.

Acosta juga menambahkan bahwa dirinya kini lebih sering berdiskusi dan meminta saran dari Pedrosa dibanding musim sebelumnya.

“"ekarang saya mungkin lebih sering menggunakannya dibandingkan tahun lalu. Tapi saya sangat bersyukur memilikinya dan atas pekerjaan yang ia lakukan untuk saya." tambahnya.

Dani Pedrosa, yang dikenal sebagai salah satu pembalap paling konsisten di era MotoGP modern, kini menjadi sosok penting dalam pengembangan proyek KTM. Selain menguji motor dan memberi umpan balik teknis, Pedrosa juga berperan sebagai mentor pribadi bagi pembalap muda seperti Acosta.

Pengalamannya selama lebih dari satu dekade di MotoGP memberi perspektif berharga tentang bagaimana menaklukkan sirkuit-sirkuit sulit seperti Portimao, yang dikenal dengan elevasi ekstrem dan tikungan cepat.

Pedrosa disebut memberi saran pada Acosta tentang cara menjaga ritme, meminimalkan kesalahan, dan mengelola ban sepanjang balapan faktor-faktor yang terbukti menentukan hasil di Portugal.

Meskipun finis di podium, Acosta mengakui bahwa balapan di Portugal tidak mudah. Ia sempat kesulitan di awal karena kurangnya grip pada ban, membuatnya kehilangan posisi penting di beberapa lap pertama.

"Yah, sulit untuk bertarung kalau dari awal cengkeraman kita sudah lemah," ungkapnya.

Kunjungan Marq Marquez dan Dani Pedrosa di Indonesia

Kunjungan Marq Marquez dan Dani Pedrosa di Indonesia

Namun, meski mengalami kendala teknis, performa Acosta tetap stabil hingga akhir lomba. Ia berhasil mempertahankan kecepatan dan mengamankan podium ketiga hasil yang dianggap sebagai pembelajaran berharga untuk balapan berikutnya.

Kemenangan di Portugal menjadi bukti bahwa kerja sama antara Acosta dan Pedrosa mulai menunjukkan hasil nyata. Bagi KTM, keberhasilan ini juga merupakan sinyal positif bahwa proyek pengembangan motor RC16 berada di jalur yang tepat.

Kesuksesan Pedro Acosta di Portugal bukan sekadar hasil dari kecepatan atau kemampuan teknis semata, melainkan buah dari kolaborasi erat antara generasi muda dan legenda MotoGP.