Dua Perempuan Ditemukan Tewas di Banyumas, Kondisinya Mengenaskan

Polisi berjaga di depan rumah lokasi penemuan dua mayat perempuan di Desa Patikraja, Banyumas
Polisi berjaga di depan rumah lokasi penemuan dua mayat perempuan di Desa Patikraja, Banyumas

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Patikraja menyelidiki kasus penemuan dua perempuan yang ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Desa Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kepala Polsek Patikraja Ajun Komisaris Polisi Eko Sutanto di Desa Patikraja, Kecamatan Patikraja, Jumat, mengatakan setelah menerima laporan sekitar pukul 07.00 WIB, dia bersama personel Polsek Patikraja dan tim identifikasi Polresta Banyumas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, hingga saat ini penyelidikan masih dilakukan oleh Polsek Patikraja dan Polresta Banyumas untuk mengungkap penyebab kematian kedua korban.

Dia mengatakan korban yang ditemukan meninggal dunia itu berinisial AA yang diperkirakan berusia sekitar 18 tahun dan K berusia sekitar 80 tahun.

Ia menjelaskan AA ditemukan di sebuah ruangan yang tidak digunakan sebagai kamar tidur, sedangkan K ditemukan di dalam sumur di lingkungan rumah tersebut.

"Korban yang berinisial K ditemukan di dalam sumur sehingga kami meminta bantuan SAR Unit Banyumas untuk melakukan evakuasi," katanya.

Kapolsek mengatakan identitas lengkap korban maupun sejumlah keterangan lain masih didalami karena petugas masih mengumpulkan bukti dan informasi di lapangan.

Salah seorang warga setempat, Sudarmo (73) mengatakan peristiwa tersebut terungkap setelah dia merasa curiga karena lampu rumah milik K masih menyala hingga pagi hari.

"Sudah pagi sekitar setengah tujuh, tetapi lampu rumah masih menyala terus," katanya.

Oleh karena merasa janggal, ia meminta warga lain untuk memeriksa kondisi rumah.

Saat dicek, rumah dalam keadaan terkunci dari dalam dan tidak ada jawaban ketika pintu diketuk.

Warga kemudian meminta salah seorang anggota keluarga untuk membuka paksa pintu rumah tersebut.

Setelah pintu terbuka, warga menemukan seorang pria berada di dalam rumah. Namun ketika ditanya mengenai keberadaan K, pria berinisial AR alias D tersebut mengaku tidak mengetahui.

Saat dilakukan pencarian di dalam rumah, warga menemukan seorang perempuan muda yang bukan penghuni rumah dalam kondisi meninggal dunia dengan luka-luka.

"Tahu-tahu ada orang bersimbah darah," katanya.

Ia mengatakan pencarian kemudian dilanjutkan untuk menemukan keberadaan K dan tidak lama kemudian, seseorang melihat bagian tubuh yang mencurigakan di area sumur.

"Ada yang melihat seperti kaki muncul dari sumur," katanya.

Ia mengatakan temuan itu dilaporkan kepada Polsek Patikraja yang kemudian melakukan pemeriksaan dan evakuasi.

Perempuan berinisial K akhirnya ditemukan meninggal dunia di dalam sumur.

Menurut Sudarmo, selama ini K tinggal seorang diri di rumah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi hingga kini masih mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan sejumlah pihak guna mengungkap kronologi peristiwa serta memastikan ada tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut.

Sementara pria berinisial AR alias D yang sebelumnya bertemu warga di dalam rumah korban, diketahui meninggalkan lokasi kejadian dengan mengendarai sepeda motor dan hingga saat ini masih dalam pencarian. (Ant)