Top 21+ Kantong Parkir Disiapkan Saat Jakarta Bedug Kolosal, Catat Lokasinya!
Jakarta Bedug Kolosal sendiri merupakan agenda tahunan yang menghadirkan perwakilan dari berbagai kelurahan di Jakarta untuk menujukkan kepiawaian memukul bedug sambil mengumandangkan kalimat Takbir menyambut Hari Lebaran serta melibatkan masyarakat dalam pawai obor di sepanjang jalan utama Jalan MH Thamrin hingga Jalan Jenderal Sudirman. Acara ini diprediksi menarik ribuan pengunjung sehingga pengaturan parkir dan lalu lintas menjadi perhatian utama.
Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Ujang Harmawan, mengatakan total kapasitas parkir yang disiapkan mencapai ribuan satuan ruang parkir (SRP). Jumlah ini terbagi menjadi 21 lokasi parkir di sekitar lokasi acara.
“8.186 Satuan Ruang Parkir (SRP) sepeda motor, 12.295 SRP mobil dan 98 SRP bus,” ucap Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Ujang Harmawan, dalam keterangan tertulis, Kamis, 18 Maret 2026.
Peserta pawai obor elektrik melinta kawasan Thamrin dan Sudirman, Jakarta.
Adapun lokasi kantong parkir yang disediakan tersebar di sejumlah titik strategis di sekitar kawasan acara, sebagai berikut:
- Parkir IRTI Monas
- Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas)
- Perpustakaan Nasional
- Gedung Telkom STO Gambir
- Kementerian BUMN
- Menara Danareksa
- Gedung Indosat.
- Kementerian Pariwisata
- Wisma Mandiri
- TPE Sabang
- Djakarta Theater
- Gedung Sarinah
- Plaza Indonesia,
- Grand Indonesia
- Wisma Nusantara
- Mandarin Oriental Hotel
- The City Tower
- Taman Menteng
- Gedung BNI 46
- Wisma 46 Outdoor
- Gedung Wisma 46.
Ujang pun mengimbau masyarakat untuk mengutamakan penggunaan transportasi umum guna mengurangi potensi kepadatan lalu lintas. Mengingat rute Jakarta Bedug Kolosal dan Pawai Obor Malam Takbiran ini akan melintasi Pintu Barat Daya Silang Monas–Bundaran HI–Jalan MH Thamrin–Bundaran HI.
“Diimbau kepada masyarakat yang akan menghadiri kegiatan ‘Jakarta Bedug Kolosal malam Idul Fitri 1447 H’ di Jalan MH Thamrin–Jalan Jenderal Sudirman agar menggunakan moda transportasi umum guna meminimalisir kepadatan lalu lintas di sekitar area kegiatan,” kata Ujang.
Dishub DKI Jakarta juga akan melakukan penyesuaian operasional TransJakarta yang bersinggungan dengan lokasi kegiatan akan dilakukan perubahan pola operasi dan modifikasi lintasan yang bersifat situasional selama kegiatan berlangsung. Dengan skema ini, diharapkan mobilitas masyarakat tetap terjaga meskipun terjadi lonjakan aktivitas di pusat kota saat malam takbiran. (ANT)