Man City Vs Real Madrid: Rekor Buruk Hantui Guardiola untuk Comeback
Manchester City menghadapi tugas sulit saat menjamu Real Madrid pada leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League (UCL) 2025-2026.
Pertandingan Man City vs Real Madrid dalam lanjutan Liga Champions berlangsung di Etihad Stadium, Selasa (17/3/2026), pukul 03.00 WIB.
Tim asuhan Pep Guardiola datang dengan kondisi tertinggal agregat 0-3 setelah kalah pada leg pertama.
Untuk lolos langsung ke perempat final Liga Champions, Man City harus menang dengan selisih empat gol tanpa balas.
Jika mampu menang 3-0, laga akan berlanjut ke babak tambahan atau adu penalti.
Situasi ini membuat tekanan besar berada di kubu tuan rumah.
Guardiola tetap mencoba menjaga optimisme jelang pertandingan penting tersebut.
“Ini pertandingan sepak bola dan banyak hal bisa terjadi," kata Guardiola.
"Olahraga ini telah mengajarkan kita bahwa banyak hal bisa terjadi dalam pertandingan sepak bola."
“Kita harus fokus dan mencoba untuk memenangkan pertandingan terlebih dahulu, lalu setelah itu melihat apa yang terjadi."
“Sebagian besar dari mereka masih baru dalam pengalaman ini dan kami bukan kelompok yang sama seperti bertahun-tahun lalu."
“Namun, pada saat bersamaan, ini adalah pengalaman dan kesempatan luar biasa untuk dicoba," tuturnya.
Catatan Buruk Guardiola Lawan Madrid
Di balik keyakinan tersebut, catatan pertemuan menunjukkan situasi tidak menguntungkan bagi Guardiola saat menghadapi Madrid di kompetisi ini.
Sepanjang kariernya, ia belum pernah berhasil membalikkan keadaan setelah kalah dari Madrid pada leg pertama Liga Champions.
Ekspresi Pep Guardiola usai kalah dalam laga Liga Champions antara Manchester City vs Bayer Leverkusen di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 25 November 2025. Leverkusen memenangkan pertandingan dengan skor 2-0. (Foto oleh Oli SCARFF / AFP)
Momen pertama terjadi pada musim 2013-2014 saat masih menangani FC Bayern Munich.
Pada leg pertama semifinal, timnya kalah 0-1 dari Madrid lewat gol Karim Benzema.
Pada pertemuan kedua, Bayern justru kalah 0-4. Sergio Ramos dan Cristiano Ronaldo masing-masing mencetak dua gol.
Pengalaman Terulang Bersama Man City
Kondisi serupa kembali terjadi saat Pep Guardiola melatih Manchester City pada musim 2024-2025.
Dalam play-off Liga Champions babak 16 besar, City kalah 2-3 pada leg pertama.
Pada laga kedua, City kembali tak mampu membalikkan keadaan dan kalah 1-3. Hasil itu membuat mereka tersingkir dengan agregat 3-6.
Rekor tersebut menjadi catatan penting jelang pertemuan terbaru antara Manchester City dan Real Madrid.
City kini harus menghadapi tantangan besar untuk mengubah situasi dan menjaga peluang bertahan di kompetisi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang