Bandara Ngurah Rai Bali Tutup saat Nyepi, Catat Jamnya Supaya Tak Salah!

Nyepi, Bali, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bandara Ngurah Rai Bali Tutup saat Nyepi, Catat Jamnya Supaya Tak Salah!

Operasional penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai akan dihentikan sementara mulai Kamis (19/3/2026) pukul 06.00 Wita, hingga Jumat (20/3/2026) pukul 06.00 Wita.

Penutupan operasional ini merupakan bagian dari komitmen bandara dalam mendukung dan menghormati pelaksanaan Hari Raya Suci Nyepi di Pulau Bali.

"Sesuai dengan Notice to Airmen (NOTAM) nomor A0096 yang diterbitkan oleh Perum LPPNPI/AirNav Indonesia, seluruh aktivitas penerbangan komersial reguler di bandara akan dihentikan mulai Kamis, 19 Maret 2026 pukul 06.00 WITA hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 WITA."

Pernyataan tersebut disampaikan oleh General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, dikutip dari siaran resmi, Senin (16/3/2026).

Ia menambahkan, selama periode tersebut tidak akan ada penerbangan reguler yang berangkat maupun mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Lebih lanjut disampaikan, penghentian operasional ini telah dikoordinasikan dengan seluruh pemangku kepentingan penerbangan.

Termasuk dengan maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, serta instansi terkait lainnya, guna memastikan kelancaran operasional sebelum dan sesudah periode Nyepi.

Nugroho mengatakan, penyesuaian jadwal penerbangan juga telah diinformasikan oleh masing-masing maskapai kepada para penumpang.

"Penghentian sementara operasional bandara selama Nyepi telah rutin dilaksanakan setiap tahunnya, sehingga ummat Hindu di Pulau Bali dapat melaksanakan rangkaian Catur Brata Penyepian dengan khidmat," ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan optimal sebelum dan setelah periode penghentian operasional.

Meskipun operasional penerbangan dihentikan, lanjut Nugroho, sejumlah personel bandara tetap bersiaga untuk mendukung kebutuhan operasional penerbangan yang bersifat darurat.

Seperti penerbangan medis atau penerbangan yang bersifat khusus apabila diperlukan, dan telah mendapatkan persetujuan dari otoritas terkait.

Selama periode Nyepi, tercatat sebanyak 440 jadwal penerbangan komersial reguler tidak beroperasi, dengan rincian 231 penerbangan rute domestik dan 209 rute internasional.

Selama periode penghentian operasional penerbangan tersebut, direncanakan terdapat 19 pesawat yang akan melakukan _remain over night_ (RON) di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Sesuai jadwal, penerbangan keberangkatan terakhir sebelum penghentian operasional adalah pada Rabu (18/3/2026) pukul 23.10 Wita untuk rute domestik, dan Kamis (19/3/2026) pukul 01.30 Wita untuk rute internasional.

Sementara untuk penerbangan kedatangan terakhir adalah pada pukul Rabu (18/3/2026) pukul 23.05 Wita untuk rute domestik, dan pada Kamis (19/3/2026) pukul 00.30 Wita untuk rute internasional.

Sementara itu untuk penerbangan keberangkatan pertama setelah pembukaan kembali operasional dijadwalkan pada Jumat (20/3/2026) pukul 07.00 Wita untuk rute domestik dan pukul 08.15 Wita untuk rute internasional.

Sementara itu, untuk penerbangan kedatangan pertama adalah pada pukul 08.20 Wita untuk rute domestik, dan pada pukul 07.05 Wita untuk rute internasional.

“Kami mengimbau kepada para calon penumpang yang memiliki rencana perjalanan di sekitar tanggal tersebut untuk berkoordinasi dengan maskapai penerbangan terkait jadwal penerbangan, serta datang ke bandara sesuai waktu keberangkatan yang telah diinformasikan," ujar Nugroho.

Pihaknya berharap pelaksanaan rangkaian ibadah Nyepi 2026 dapat berjalan dengan lancar dan penuh khidmat, serta membawa kedamaian, kebijaksanaan, dan semangat baru dalam membangun kehidupan yang lebih harmonis.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang