Dampak AS-Israel Serang Iran, 1.631 Penumpang di Ngurah Rai Gagal Terbang

Parking stand bandara ngurah rai Bali
Parking stand bandara ngurah rai Bali

Bandara Bandara I Gusti Ngurah Rai melaporkan lima penerbangan internasional keberangkatan dari Bali dibatalkan hingga Minggu (1/3/2026). Pembatalan ini berdampak pada 1.631 calon penumpang dan dipicu penutupan ruang udara di sejumlah negara Timur Tengah menyusul konflik AS-Israel dan Iran.

“Untuk saat ini kami ada lima penerbangan keberangkatan yang dibatalkan, sesuai dengan data kami terima kurang lebih ada 1.631 penumpang,” kata Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Gede Eka Sandi di Kabupaten Badung, Minggu (1/3/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maskapai Terdampak Emirates, Qatar, dan Etihad

Eka Sandi menjelaskan jumlah 1.631 penumpang tersebut merupakan akumulasi sejak sehari sebelumnya. Mereka tercatat sebagai penumpang maskapai Emirates, Qatar Airways, dan Etihad yang terdampak penutupan ruang udara.

Adapun penerbangan yang batal berangkat antara lain:

Etihad EY477 dengan jadwal keberangkatan (STD) pukul 18.45 Wita rute Denpasar (DPS) – Abu Dhabi (AUH)

Emirates EK369 STD pukul 19.45 Wita rute Denpasar (DPS) – Dubai (DXB)

Qatar Airways QR963 STD pukul 18.50 Wita rute Denpasar (DPS) – Doha (DOH)

Emirates EK399 STD pukul 00.25 Wita rute Denpasar (DPS) – Dubai (DXB)

Qatar Airways QR961 STD pukul 00.30 Wita rute Denpasar (DPS) – Doha (DOH)

Bahkan, sejumlah pesawat milik Emirates, Qatar, dan Etihad hingga kini masih parkir di area Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Penumpang Diinapkan di Hotel, Help Desk Disiapkan

Pihak bandara memastikan sebagian penumpang yang sudah berada di terminal sejak kemarin telah difasilitasi maskapai masing-masing dengan akomodasi hotel. Sementara calon penumpang lain belum datang ke bandara karena telah menerima informasi lebih awal terkait situasi konflik di Timur Tengah.

“Kami bekerja sama dengan pihak maskapai untuk memastikan kembali para penumpang yang terdampak itu ada yang dihotelkan dan juga kami dari pihak bandara menyiapkan help desk untuk membantu maskapai memberikan pelayanan kepada penumpang agar saat penumpang mengajukan pengembalian dana, mengubah rute, dan mengubah jadwal itu merasa terlayani dengan baik,” ujar Eka Sandi.

Bandara juga membuka help desk khusus untuk membantu proses refund, perubahan rute, serta penjadwalan ulang penerbangan.

Belum Ada Kepastian Jadwal Normal

Hingga kini belum terdapat kepastian kapan penerbangan yang terdampak akan kembali beroperasi normal. Hal ini karena ruang udara sejumlah negara masih ditutup.

Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai menyatakan akan terus memberikan pembaruan informasi dan memastikan help desk tetap beroperasi sampai situasi terkendali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koordinasi intensif juga dilakukan dengan AirNav serta unsur keamanan bandara guna memastikan kelancaran operasional dan penanganan penumpang yang membutuhkan informasi tambahan.

Secara umum, penerbangan dari dan menuju Bali tetap berjalan normal, kecuali yang melintasi wilayah udara negara-negara yang terdampak penutupan seperti Iran, Israel, Irak, Yordania, Qatar, Bahrain, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan sebagian Suriah. (ANTARA)