Prakiraan Cuaca Bali Saat Hari Raya Nyepi 19 Maret 2026, Mayoritas Wilayah Hujan Ringan

Bali, Prakiraan Cuaca Bali Saat Hari Raya Nyepi 19 Maret 2026, Mayoritas Wilayah Hujan Ringan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Bali tepat pada Hari Raya Nyepi, Kamis (19/3/2026). Berdasarkan data terbaru, mayoritas wilayah di Pulau Dewata diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan sepanjang hari.

Kondisi cuaca ini penting menjadi perhatian bagi masyarakat yang sedang menjalani prosesi Catur Brata Penyepian maupun petugas keamanan adat (Pecalang) yang berjaga di luar ruangan.

Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

Hampir seluruh kabupaten/kota di Bali diprediksi akan mengalami hujan ringan. Wilayah tersebut meliputi pusat pemerintahan, kawasan wisata, hingga area pegunungan.

Berikut adalah rincian data cuaca, suhu, dan kelembapan udara di wilayah yang diprediksi hujan:

  • Kota Denpasar: Hujan Ringan (Suhu 23–32 °C, Kelembapan 78–95%)
  • Badung: Hujan Ringan (Suhu 22–31 °C, Kelembapan 73–98%)
  • Gianyar: Hujan Ringan (Suhu 22–30 °C, Kelembapan 77–95%)
  • Buleleng: Hujan Ringan (Suhu 22–32 °C, Kelembapan 77–93%)
  • Jembrana: Hujan Ringan (Suhu 22–30 °C, Kelembapan 74–98%)
  • Bangli: Hujan Ringan (Suhu 20–27 °C, Kelembapan 81–98%)
  • Karangasem: Hujan Ringan (Suhu 21–29 °C, Kelembapan 78–96%)

Wilayah dengan Cuaca Cerah

Berbeda dengan wilayah lainnya, terdapat dua kabupaten yang diprediksi akan didominasi oleh cuaca cerah. Hal ini memberikan kondisi udara yang cenderung lebih kering dibandingkan wilayah Bali bagian tengah dan barat.

  • Tabanan: Cerah (Suhu 21–30 °C, Kelembapan 77–98%)
  • Klungkung: Cerah (Suhu 22–31 °C, Kelembapan 76–89%)

Secara umum, suhu udara di Bali pada hari ini berkisar antara 20 hingga 32 derajat Celsius. Wilayah Bangli mencatatkan suhu terendah mencapai 20 derajat Celsius, yang dipengaruhi oleh letak geografisnya di dataran tinggi. Sementara itu, tingkat kelembapan udara di seluruh Bali terpantau cukup tinggi, mencapai angka maksimal 98 persen.

Pihak BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, terutama bagi wilayah yang memiliki topografi perbukitan guna mengantisipasi dampak dari curah hujan meskipun intensitasnya ringan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang